Rusia dan Tiongkok Laksanakan Latihan Militer di Timur Jauh

Latihan tersebut akan digelar sebagai bagian dari fase kedua latihan militer gabungan Joint Sea 2015.

Pasukan Rusia dan Tiongkok akan mempraktikkan pendaratan kendaraan udara dan amfibi di wilayah Primorye, Timur Jauh, sebagai bagian dari latihan militer gabungan Joint Sea 2015 tahap dua, demikian disampaikan juru bicara Armada Pasifik Kapten Roman Martov, Rabu (10/6).

“Sebagai bagian dari latihan militer Angkatan Laut Rusia-Tiongkok Joint Sea 2015 tahap dua, kami akan mempraktikan pendaratan pesawat udara dan amfibi di area tembak Tanjung Klerk,” terang Martov.

Pejabat Rusia dan Tiongkok telah selesai melakukan peninjauan area lapangan terbang Knevichi di wilayah Primorye. Mereka juga sudah mempelajari lokasi pendaratan infanteri marinir di area tembak Armada Pasifik dekat Tanjung Klerk, demikian disampaikan juru bicara Distrik Militer Timur Rusia, Kolonel Alexander Gordeyev pada Selasa (9/10).

Latihan militer AL Rusia dan Tiongkok tahap kedua akan digelar di Laut Jepang pada Agustus mendatang. Latihan tahap pertama telah dilakukan di Laut Mediterania dan melibatkan sekitar sepuluh kapal perang Rusia dan Tiongkok.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.