Vietnam Bangun Kapal Perang Gunakan Teknologi Rusia

Dua kapal serang misil Rusia kelas Molniya yang dibuat di Vietnam diserahkan pada Angkatan Laut Vietnam (Vietnam People’s Navy/VPN) di Ho Chi Minh City.

Perusahaan Galangan Kapal Vietnam Ba Son yang berada di bawah Kementerian Pertahanan Vietnam menyerahkan dua kapal tempur baru pada Komandan Tertinggi Angkatan Laut Vietnam (Vietnam People’s Navy/VPN) pada seremoni yang dilangsungkan di Ho Chi Minh City, Selasa (2/6) lalu, demikian disampaikan oleh Sputnik.

Kapal perang tersebut merupakan kapal kelas Molniya ketiga dan keempat yang diserahkan untuk Angkatan Laut Vietnam, setelah dua kapal yang sama sebelumnya diserahkan pada tahun lalu. Kapal dirancang di bawah kesepakatan transfer teknologi antara Rusia dan Vietnam yang ditandatangani pada 2009.

Seperti dua kapal kelas Molniya sebelumnya, kapal tempur ini dilengkapi dengan senjata canggih dan berteknologi tinggi. Keduanya dapat beroperasi di laut selama sepuluh hari tanpa jeda, menyerang target di laut dan udara. Sistem radar milik kapal ini dapat melacak target dengan sangat akurat, dan tiap kapal dilengkapi oleh 16 misil laut-ke-laut Uran-E dengan jangkauan 130 kilometer.

Kapal juga memiliki dua sistem artileri AK-630 yang masing-masing berisi empat ribu peluru dan senapan otomatis AK-176M yang dapat menembak target di laut dan darat dengan jangkauan 15 kilometer, serta target udara yang berjarak 11 kilometer.

Vietnam akan kembali menerima dua kapal kelas Molniya pada kuartal kedua 2016.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.