Putin: Rusia Harus Atasi Penolakan yang Agresif di Pasar Senjata Dunia

Putin menyebutkan, AS menempati posisi pertama dengan menguasai 31 persen pasar dan Rusia menduduki peringkat kedua.

Penolakan agresif terhadap Moskow di pasar perdagangan senjata dunia semakin kuat, demikian disampaikan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan Komisi Kerja Sama Militer dan Teknis, Senin (25/5).

“Tentu kita harus berusaha keras mengatasi situasi yang kompleks. Kita semakin sering menghadapi konfrontasi baik secara langsung maupun melalui upaya-upaya agresif, dan mungkin instrumen politik juga digunakan sebagai kamflase untuk upaya tersebut,” kata Putin.

Presiden Rusia menekankan perlunya pengembangan kontrak militer dan teknis dengan semua sekutu dan mitra strategis Rusia, serta secara konsisten mengimplementasikan program substitusi impor di sektor pertahanan dan memasuki pasar baru.

“Rusia benar-benar harus lebih maju, menggunakan standar yang lebih tinggi, mengembangkan senjata dan peralatan militer generasi terbaru, serta memperkuat posisinya di pasar global,” kata Putin.

Putin juga menyebutkan, pengembangan program substitusi impor harus menjadi prioritas, yang diterapkan menggunakan basis teknlogi yang baru, modern, dan menjanjikan.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.