Menlu Rusia: Pasokan Sistem Misil S-300 untuk Iran Tak Akan Ciptakan Masalah Bagi Siapapun

Kehadiran sistem S-30 di Iran tak akan menimbulkan masalah bagi siapapun di wilayah tersebut, kecuali ada pihak yang hendak menyerang Iran.

Dalam wawancara bersama Rossiyskaya Gazeta, Senin (18/5), Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyanggah opini yang beredar bahwa keputusan Rusia untuk memasok sistem misil S-300 untuk Iran adalah sebuah kesalahan politik.

“Tak pernah ada larangan untuk memasok sistem misil S-300 ke Iran, baik dari Dewan Keamanan PBB maupun dalam sanksi unilateral dari Amerika dan Eropa,” kata Lavrov. “Kami sempat menangguhkan kontrak tersebut atas permintaan mitra Barat, karena mereka beranggapan langkah itu akan membuat Iran mau bersikap lebih kooperatif dalam proses negosiasi,” terang Lavrov.

Menurut Lavrov, dari sudut pandang keamanan regional, sistem S-300 tak mengancam siapapun. “Sistem S-300 tak akan menimbulkan masalah bagi siapapun, kecuali, tentu, jika ada pihak yang ingin menyerang Iran,kata Lavrov.

Sistem misil tersebut, tambah Lavrov, justru bisa mencegah risiko pecahnya bentrokan militer di wilayah itu. “Hal ini sejalan dengan prinsip kami yang selama bertahun-tahun mendukung ide pendirian sistem keamanan regional di Teluk Persia, dengan melibatkan semua negara Arab, termasuk Iran,” kata Lavrov.

Oleh karena itu, Lavrov menyatakan dengan yakin bahwa pasokan S-300 untuk Iran bukanlah kesalahan politik.

Suka dengan dunia militer? Cari tahu lebih banyak di bagian Militer. >>>

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.