Ukraina Akui Mitra Nazi di Era Perang Dunia II sebagai ‘Pejuang Kemerdekaan’

Presiden Ukraina Petro Poroshenko menandatangani dekrit yang mengakui anggota Ukrainian Insurgent Army (UPA) sebagai pejuang kemerdekaan, demikian diberitakan Sputnik.

Presiden Ukraina Petro Poroshenko menandatangani dekrit yang mengakui anggota Ukrainian Insurgent Army (UPA) sebagai pejuang kemerdekaan, demikian diberitakan Sputnik.

Parlemen Ukraina menyatakan dokumen tersebut ditandatangani pada Jumat (15/5) lalu.

UPA didirikan pada 1942 sebagai pasukan bersenjata Organization of Ukrainian Nationalists (OUN). Wilayah utama operasional UPA ialah di Ukraina barat. Saat Perang Dunia II, mereka berada di pihak Nazi Jerman dan bertempur melawan pasukan Soviet. Pada 1943, UPA membantai seratus ribu warga Polandia di Volhynia dan Galisia Timur.

Ingin tahu asal-usul konflik di Ukraina? Baca lebih lanjut. >>>

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.