Poroshenko Cabut Pernyatannya tentang Rencana Ambil Alih Bandara Donetsk

Pada Senin (11/5), layanan pers kepresidenan Ukraina memublikasikan pernyataan Poroshenko yang menyebutkan bahwa Kiev akan mengambil alih bandara Donetsk dari pasukan milisi Ukraina timur.

Presiden Ukraina Petro Poroshenko mencabut kembali pernyataannya mengenai perlunya “membebaskan” bandara Donetsk, Kamis (14/5).

Dalam wawancara dengan stasiun televisi Jerman ZDF, Poroshenko menyatakan, “Saya sarankan Anda jangan membaca surat kabar Rusia. Mereka hanya bisa dijadikan sumber di mana Anda dapat menemukan omong kosong semacam itu.”

Pada Senin lalu, layanan pers kepresidenan Ukraina memublikasikan pernyataan Poroshenko pada peluncuran dokumenter bandara tersebut. “Saya tak ragu bahwa kita bisa membebaskan bandara tersebut karena itu bagian dari negara kita. Dan kita akan mengambil kembali bandara itu,” kata Poroshenko.

Pasukan Kiev menguasai terminal bandara Donetsk selama beberapa bulan, mengebom pinggiran kota dari posisi mereka. Pada Januari, pemerintah Republik Rakyat Donetsk menyatakan pasukan mereka berhasil mengambil alih kontrol bandara. Pasukan Ukraina beberapa kali mencoba merebut kembali bandara. Kementerian Pertahanan Donetsk menyebutkan sekitar 600 tentara Ukraina terluka dan terbunuh sepanjang perebutan tersebut.

Gencatan senjata merupakan salah satu poin kunci pada Kesepakatan Minsk mengenai penyelesaian konflik Ukraina. Poin lain adalah mengenai pelucutan senjata berat, pertukaran tawanan, pemilihan umum lokal di Donbass, dan reformasi konstitusional di Ukraina.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.