Rusia Bantah Tempatkan Sistem Pertahanan Udara di Ukraina Timur

Pihak Rusia menyebutkan bahwa sebaliknya, pelatih militer Amerika-lah yang melakukan tindakan tersebut dengan melatih tentara Ukraina untuk bertempur di lingkungan perkotaan.

Kementerian Pertahanan Rusia menyangkal tuduhan Kementerian Luar Negeri AS yang menyatakan Rusia menempatkan sistem pertahanan udara di Ukraina. Pihak Rusia menyebutkan bahwa sebaliknya, pelatih militer Amerika-lah yang melakukan tindakan tersebut dengan melatih tentara Ukraina untuk bertempur di lingkungan perkotaan.

“Tuduhan juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Marie Harf yang menyebutkan Rusia telah ‘menempatkan sejumlah senjata pertahanan udara’ di Ukraina timur sejak Agustus lalu sungguh luar biasa inkompeten,” kata juru bicara kementerian Mayor Jenderal Igor Konashenkov pada Interfax-AVN.

Di sisi lain, Konashenkov menyebutkan bahwa Amerika-lah yang menciptakan kecemasan di masyarakat karena melatih tentara Ukraina untuk bertempur di kondisi perkotaan. “Itu tak hanya terjadi di area latihan Yavoriv, Lvov, seperti yang dilaporkan televisi Ukraina, tapi langsung di medan tempur, yakni di Mariupol, Severodonetsk, Artemovsk, dan Volnovakha," kata Konashenkov.

Sebelumnya pada Rabu (22/4), Harf menuduh Rusia membangun sistem pertahanan udara di Ukraina timur sejak Agustus lalu.

Namun, menurut Konashenkov, tuduhan tersebut “mudah dijelaskan”. “Menjelang konferensi NATO di Antalya, Turki, pada 13-14 Mei mendatang, mereka berupaya untuk ‘menghangatkan’ isu anti-Rusia,” kata Konashenkov.

Ingin tahu asal-usul konflik di Ukraina? Baca lebih lanjut. >>>

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.