Jokowi: Indonesia Harus Melewati Restrukturisasi yang Krusial

Presiden Indonesia Joko Widodo di hadapan lebih dari 700 pebisnis, pejabat pemerintah, serta pemimpin masyarakat sipil dalam pembukaan Forum Ekonomi Dunia untuk Asia Timur yang ke-24 pada Senin (20/4) menyatakan, “Di masa transisi global ini, tugas kita jelas. Kita harus menemukan kembali perekonomian kita, kita harus menemukan kembali masyarakat kita.” 

Menurut Jokowi, Indonesia harus melewati restrukturisasi yang krusial. Tumbuhnya kompetisi dan ketidakpastian dalam perekonomian dunia, termasuk naik turunnya nilai tukar mata uang dan harga komoditas serta perubahan pusat ekonomi global ke Asia menandakan bahwa semua negara di dunia ini harus mulai beradaptasi.

“Kita harus berubah dari konsumsi menjadi produksi, dari konsumsi menjadi investasi untuk infrastruktur kita, investasi untuk industri kita, tapi yang terpenting, investasi bagi sumber daya manusia kita, sumber daya yang paling berharga di abad ke-21,” papar Jokowi.

Rusia sendiri terus mencari cara untuk meningkatkan kerja sama dengan wilayah Asia Pasifik, khususnya ASEAN. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Perdana Menteri Rusia Arkady Dvorkovich pada hadirin. “Meski kami tak berbatasan langsung dengan ASEAN, kami tertarik bekerja sama mengembangkan berbagai bidang dengan negara-negara ASEAN, misalnya di bidang pertanian, pengembangan infrastruktur, dan pertambangan,” tutur Dvorkovich.

Forum Ekonomi Dunia untuk Asia Timur 2015 mengangkat tema "Menciptakan Kepercayaan dalam Regionalisme Asia Timur”. ASEAN akan meluncurkan Komunitas Ekonomi ASEAN, sebuah inisiatif pasar regional, pada akhir tahun ini.

Delegasi Forum Ekonomi Dunia juga akan mendiskusikan perubahan yang terjadi sehubungan didirikannya Komunitas Ekonomi ASEAN yang bertujuan membentuk pasar barang dan tenaga kerja bersama di sepuluh negara kunci. Komunitas Ekonomi ini diperkirakan mulai beroperasi pada akhir tahun ini. 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.