Putin: Rusia Tak Akan Andalkan Mitra Asing untuk Pasok Kebutuhan Industri Militer

Menurut sang presiden, Rusia ingin menurunkan risiko kerja sama industri pertahanan Rusia dengan para pemasok asing.

Rusia tak mau memiliki kedekatan khusus dengan negara manapun dalam kerja sama militer teknis, demikian disampaikan Presiden Rusia Vladimir Putin, Jumat (17/4), dalam pertemuan dengan Komisi Industri Militer.

Putin mengingatkan, Rusia akan menggelar forum internasional Army 2015 pada Juni mendatang. Forum tersebut, menurut Putin, merupakan format lain dialog antara Rusia dengan mitra asing. “Dalam lingkup ini, kita tak dekat dengan siapa pun, dan tak ingin dekat dengan siapa pun,” tegas Putin. Ia menambahkan bahwa forum tersebut akan memungkinkan terciptanya langkah baru kerja sama militer teknis dengan negara lain.

Namun, menurut sang presiden, risiko kerja sama perusahaan industri pertahanan Rusia dengan pemasok asing telah diturunkan.

“Risiko ketergantungan dan risiko kerja sama harus diturunkan. Seluruh rantai produksi material strategis penting, komponen, peralatan, hingga pengiriman ke konsumen terakhir harus berasal dari dalam negeri,” kata Putin pertemuan dengan Komisi Industri Militer.

“Dalam sektor industri pertahanan domestik, ketergantungan terhadap pemasok asing tak boleh terus ada. Karena saat situasi internasional menjadi rumit, bidang ini bisa ambruk" kata presiden mengingatkan.

Suka membaca tentang militer? Cari tahu lebih banyak di bagian Militer. >>>

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.