Putin Hargai Pilihan Para Pemimpin Dunia yang Menolak Hadiri Perayaan Hari Kemenangan di Rusia

Namun, dalam beberapa kasus presiden menganggap keputusan mereka sebagai langkah yang memalukan.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyebutkan ia menghormati pilihan para pemimpin politik dunia yang menolak untuk menghadiri perayaan Hari Kemenangan di Moskow pada 9 Mei mendatang. Meski demikian, untuk beberapa kasus ia menganggap keputusan tersebut sebagai langkah yang memalukan.

“Pilihan itu dibuat oleh para pemimpin politik dan negara yang ia representasikan,” kata Putin dalam sesi tanya jawab tahunan dengan warga Rusia, Kamis (16/4).

“Beberapa dari mereka memang tak ingin datang. Beberapa dilarang untuk datang oleh Washington,” kata Putin. Ia menambahkan bahwa tingkah beberapa pemimpin bahkan dapat digambarkan sebagai tindakan yang memalukan.

“Tapi biarkan mereka membuat pilihan mereka sendiri,” kata Putin.

Sang presiden menekankan bahwa perwakilan dari banyak negara telah memutuskan untuk datang ke Rusia untuk menunjukan penghormatan terhadap korban Nazisme. “Kami akan menyambut hal tersebut dengan berbagai cara, kapanpun dan di mana saja,” kata Putin. “Biarkan mereka yang ingin datang!” tegasnya.

Pemimpin Rusia tersebut menyampaikan bahwa perayaan Hari Kemenangan ditujukan terutama bagi warga Rusia. “Kita akan merayakan hari besar kita dan memberi penghormatan pada generasi yang mengupayakan kemenangan tersebut. Kita akan melakukan hal itu agar generasi hari ini, baik yang berada di dalam negeri maupun di luar negeri, mengingat hal tersebut, sehingga mereka dapat menghindari terjadinya hal tersebut di kemudian hari,” kata Putin.

Baca lebih lanjut mengenai Parade Hari Kemenangan Rusia. >>>

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.