Rusia: NATO Tingkatkan Aktivitas Dekat Perbatasan Kami Sejak 2004

Sejak negara-negara Baltik bergabung dengan NATO pada 2004, sekutu mulai melakukan patroli udara di ruang udara negara-negara tersebut.

Rusia telah menyadari peningkatan drastis jumlah penerbangan NATO di dekat perbatasan Rusia, demikian disampaikan Perwakilan Tetap Rusia untuk NATO Alexander Grushko dalam wawancara dengan stasiun televisi Rossiya 24, Rabu (15/4).

“Saat ini kami dapat melihat peningkatan drastis aktivitas NATO. Mereka seharusnya tak kaget jika kita mendampingi atau mencegat pesawat-pesawat mereka untuk mencari tahu tujuan kehadiran mereka di dekat perbatasan negara kami,” kata Grushko.

Ia mendeskripsikan situasi saat ini sebagai “produk dari kebijakan NATO”.

“Gejala pertama peningkatan aktivitas militer muncul sejak 2004, saat negara Baltik bergabung dengan NATO dan aliansi tersebut memutuskan untuk melakukan patroli udara di ruang udara negara-negara itu,” tambah Grushko.

Menurut Grushko, ini semua bukanlah masalah baru. “Pendampingan penerbangan pesawat militer bukan sesuatu yang baru. Mereka tidak hal ini baru kemarin sore. Komunitas internasional berupaya menciptakan peraturan untuk menetralkan konsekuensi dari tindakan-tindakan semacam ini. Sebelumnya, semua isu diselesaikan melalui jalur bilateral,” ujar Grushko.

Bagaimana naik-turun hubungan Rusia dan NATO saat ini? Baca lebih lanjut. >>>

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.