Rusia Kembali Bangun Unit Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Tiongkok

Rusia dan Tiongkok sedang bernegosiasi untuk memperluas lingkup kerja sama di bidang nuklir.

Rusia dan Tiongkok sedang bernegosiasi untuk memperluas lingkup kerja sama di bidang nuklir, demikian disampaikan media Rusia Prime, mengutip narasumber yang mengikuti negosiasi tersebut. Secara khusus, diskusi tersebut membicarakan pembangunan unit pembangkit baru di PLTN Tianwan dan pembangunan stasiun nuklir baru di Harbin, Tiongkok.

Dikabarkan Rusia dan Tiongkok saat ini tengah mendiskusikan pembangunan unit baru Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Tianwan di Provinsi Jiangsu, Tiongkok. Pembangunan tersebut rencananya dilakukan di bawah supervisi perusahaan nuklir Rusia Rosatom.

Berdasarkan informasi dari Finmarket, diskusi mengenai unit pembangkit nuklir baru tersebut telah hampir selesai dan dokumen kesepakatan sudah siap ditandatangani, hanya perlu menunggu keputusan pemerintah.

Unit pembangkit nuklir pertama di Tianwan mulai beroperasi pada 2007. Tahun 2009, Rusia dan Tiongkok sepakat untuk melakukan fase kedua pembangunan unit pembangkit nuklir. Saat ini Rosatom sedang membangun unit ketiga dan keempat di sana.

Sementara, pembangunan unit kelima dan keenam sempat ditangguhkan karena pihak Tiongkok ingin membangun unit tersebut berdasarkan desain mereka sendiri, namun mereka kemudian menghentikan pembangunan, demikian dijelaskan harian bisnis Vedomosti.

Sebelumnya, Rosatom menyebutkan hendak meningkatkan program investasinya sebesar sepuluh persen menjadi 350 miliar rubel (6,3 miliar dolar AS) pada 2015 dan ingin memperluas kerja sama dengan Tiongkok.

Pertama kali dipublikasikan di Interfax berdasarkan laporan Finmarket dan Vedomosti.

Ingin tahu perkembangan teknologi nuklir di dunia? Baca selengkapnya. >>>

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.