Uni Ekonomi Eurasia Perluas Zona Perdagangan Bebas Hingga Vietnam

"Vietnam akan mendapat akses ke pasar raksasa yang pangsanya mencapai 40 juta orang," terang Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev.

Negosiasi antara Uni Ekonomi Eurasia dan Vietnam mengenai pembuatan kawasan area perdagangan bebas telah memasuki tahap akhir, demikian disampaikan Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev pada media Vietnam dalam kunjungannya ke negara Asia Tenggara tersebut.

“Saya baru saja mendiskusikan isu ini dengan Menteri Pembangunan Ekonomi dan beliau menyampaikan bahwa pembicaraan kami dengan Vietnam telah memasuki tahap akhir,” tutur Medvedev. “Kami akan menggelar diskusi untuk membicarakan isu-isu terkait hal ini secara lebih luas dalam waktu dekat.”

Medvedev menyebutkan, kerja sama ini mungkin merupakan perjanjian pertama yang ditandatangani Uni Ekonomi Eurasia dengan negara dunia ketiga.

“Ini akan memberi akses pasar yang sangat besar bagi Vietnam, bukan hanya Rusia tapi juga mitra-mitra Rusia, yang jumlah keseluruhannya mencapai lebih dari 40 juta orang,” ujar Medvedev. Ia menambahkan, saat ini kedua belah pihak perlu membahas aspek investasi dalam kesepakatan tersebut, termasuk dengan pihak industri agar perusahaan Rusia dapat menyesuaikan diri dengan kondisi ekonomi Vietnam.

“Pendeknya, saya berharap kunjungan saya ke Vietnam dapat membuahkan hasil yang diinginkan,” tutupnya.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.