Rusia Berhenti Kirim Gas Lewat Ukraina Mulai 2019

Menteri Energi Rusia Alexander Novak dan pemimpin perusahaan Gazprom Alexei Miller mengonfirmasi bahwa Rusia akan berhenti mengirim gas melalui jalur UkrainaPernyataan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Menteri Reformasi Industri, Perlindungan Lingkungan dan Energi Yunani, Panagiotis Lafazanis.

“Rusia telah mengonfirmasi akan menghentikan pasokan gas ke Eropa melalui Ukraina. Pasokan gas tersebut akan dipindahkan ke jalur koridor Utara dan Selatan, dari Rusia, Laut Hitam, Turki, dan rute perbatasan Yunani," kata Lafazanis seperti dikutip Sputnik. Ia menambahkan bahwa negaranya siap berpartisipasi dalam proyek tersebut.

Lafazanis menyatakan, kerja sama energi yang lebih erat antara Moskow dan Athena akan menguntungkan kedua negara dan berdampak terhadap stabilisasi situasi di Eropa.

Sejak kemenangan partai sayap kiri Syriza dalam pemilihan parlemen Yunani, Athena tertarik membina hubungan pertemanan yang lebih erat dengan Moskow. Utang yang melilit Yunani sejak 2008 membuat Yunani merasa perlu menekan Uni Eropa agar mereka bisa mendapatkan persyaratan pelunasan utang yang lebih menguntungkan. Oleh karena itu, belakangan ini Yunani pun berusaha "mendekat" ke Moskow.

Lafazanis mengunjungi Moskow pada 29-30 Maret, seminggu sebelum Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras melakukan kunjungan resmi ke Rusia.

Ingin tahu perkembangan politik internasional? Baca lebih lanjut. >>>

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.