Snowden Siap Kembali ke AS Jika Ada Jaminan Disidang Secara Adil

Para pengacara mantan agen CIA tersebut tengah mengupayakan kepulangan Snowden ke AS.

Mantan agen Central Intelligence Agency (CIA) Edward Snowden siap kembali ke AS dengan syarat ia dijamin akan menerima persidangan yang adil, demikian disampaikan oleh pengacara Snowden Anatoly Kucherena, Selasa (3/3), saat meluncurkan buku "Time of the Octopus".

"Edward Snowden siap kembali ke AS, asalkan ia dijamin akan menerima persidangan yang adil dan tak memihak," kata Kucherena.

Saat ini, para pengacara Snowden tengah mengurus aspek legal untuk kepulangan Snowden ke AS.

"Kami, bersama dengan sekelompok pengacara dari negara-negara lain, tengah bekerja untuk mengurus kepulangan Snowden ke AS," terang Kucherena.

Sang pengacara menjelaskan, ia telah menerima surat dari Jaksa Agung AS yang memberi jaminan bahwa Snowden tak akan mendapatkan hukuman mati jika kembali ke AS. "Tapi, mereka menjamin bahwa Snowden tak akan diekesekusi, bukan menjamin ia akan menerima persidangan yang adil. Jaminan itu pun disampaikan oleh Jaksa Agung, yang bahkan tak bisa memengaruhi pengambilan keputusan pengadilan," kata Kucherena.

Kucherena menyebutkan ia tak mempercayai tawaran beberapa negara yang bersedia menampung dan melindungi Snowden. "Snowden bisa saja meninggalkan wilayah Rusia, tapi saya curiga begitu ia tiba di sebuah negara, ia akan segera digiring ke Kedutaan AS."

Menariknya, Edward Snowden menolak diwawancara oleh media karena ia tidak ingin menjelek-jelekan Amerika ketika sedang tinggal di Rusia. "Snowden memberi informasi pada reporter di Hongkong, dan ia tidak melakukan itu untuk uang. Ia bahkan tak pernah mau bertemu dengan reporter di sini, karena ia tak mau menjelek-jelekan AS ketika ia sedang berada di Rusia," kata Kucherena.

Sang pengacara menyebutkan saat ini Snowden bekerja di sebuah perusahaan teknologi informasi di Moskow dan menjadi konsultan untuk beberapa perusahaan AS. "Edward berada di bawah perlindungan dan kami mengambil langkah-langkah untuk memastikan keselamatannya. Ia kini bekerja di Moskow dan sudah mempelajari bahasa Rusia," katanya.

Kucherena juga menyatakan ia telah bertemu dengan kekasih Snowden, Lindsay Mills. "Ia datang ke Rusia, mereka saling mencintai dan mereka telah bersama selama bertahun-tahun. Ia selalu berada di samping Snowden dan mendukungnya."

Snowden dituduh melanggar Undang-Undang Spionase dan mencuri properti pemerintah di AS. Ia membocorkan informasi rahasia mengenai NSA pada media dan terbang ke Hongkong pada Juni 2013. Ia kemudian terbang ke Moskow untuk menuju Ekuador. Snowden harus tinggal di Rusia karena AS mencabut paspornya. Ia menghabiskan lebih dari sebulan di zona transit Bandara Sheremetyevo.

Status suaka temporer Snowden telah berakhir pada 1 Agustus 2014. Ia kemudian mendapatkan izin tinggal selama tiga tahun di Rusia.

‘Snowden’ Jadi Nama Penghargaan Utama Bidang Media di Rusia

Rusia membuat sebuah penghargaan baru bagi para penggiat komunikasi massa. Penghargaan tersebut diberi nama berdasarkan nama mantan anggota NSA, Edward Snowden. 

Baca selengkapnya. >>>

Snowden Dapatkan Status Penduduk Tetap Rusia

Edward Snowden mendapatkan status penduduk tetap di Rusia pada Agustus 2014. 

Baca selengkapnya. >>>

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.