Hadapi Kesulitan, Kalashnikov Pastikan Tetap Penuhi Pesanan Misil untuk Pemerintah Rusia

Kalashnikov telah menerima pesanan produksi peluru kendali antitank laser Vikhr-1 senilai 400 juta dolar AS untuk Kementerian Pertahanan Rusia.

Pabrik senjata Rusia Kalashnikov Group mengumumkan telah siap memenuhi kontrak pesanan misil antitank Vikhr-1 dari Kementerian Pertahanan Rusia, demikian disampaikan oleh Direktur Jendral Kalashnikov Group Alexey Krivoruchko, Selasa (3/3).

"Kami sempat menghadapi beberapa kesulitan, tapi semua telah terselesaikan. Kini kami benar-benar yakin dapat memenuhi kontrak ini tahun ini," kata Krivoruchko.

Pada musim panas 2013, pabrik senapan legendaris Kalashnikov Group menandatangani kontrak pesanan misil Vikhr-1 senilai 13 miliar rubel (sekitar 400 juta dolar AS dengan kurs saat itu) dari Kementerian Pertahanan Rusia.

Kontrak yang rencananya akan dipenuhi pada akhir 2015 ini merupakan pesanan terbesar pemerintah Rusia dalam beberapa tahun terakhir. Pabrik Kalashnikov meluncurkan seri produksi misil tersebut pada musim panas lalu.

Peluru kendali antitank laser Vikhr-1 dirancang oleh biro desain Tula. Senjata ini didesain untuk menghancurkan kendaraan lapis baja dalam pertempuran, termasuk kendaraan yang dilengkapi dengan perlindungan reaktif, serta target udara berkecepatan rendah.

Ingin tahu lebih banyak tentang rudal Rusia? Baca lebih lanjut. >>>

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.