Bocoran Dokumen Sebutkan Al-Qaeda Pernah Berencana Lancarkan Serangan Teroris ke Rusia

Kelompok teroris Al-Qaeda pernah berencana meledakan pipa gas Rusia dan menyerang Kedutaan AS di Moskow.

Kelompok organisasi teroris Al-Qaeda berencana melancarkan serangan teroris di Rusia, termasuk meledakan pipa gas dan menyerang Kedutaan AS di Moskow, demikian informasi yang bocor dari dokumen rahasia yang diperoleh setelah kematian Osama bin Laden pada 2011 di Pakistan. Informasi tersebut terkuak ke publik pada Rabu (25/2).

Dokumen tersebut dibacakan dalam sidang pengadilan warga Pakistan Abid Naseer di New York. Naseer didakwa terlibat dalam aksi teror yang dilakukan Al-Qaeda.

Dokumen tersebut berisi pesan-pesan yang dikirimkan antara bin Laden dan teroris lain. Beberapa pesan menyatakan bahwa Al-Qaeda berencana mengirim militan ke Rusia untuk melakukan aksi teror, termasuk meledakan pipa gas dan menyerang Kedutaan AS di Moskow. Serangan teror tersebut juga rencananya akan dilakukan di negara lain, termasuk 'beberapa target' di Inggris.

Naseer (28) diekstradisi dari Inggris ke AS pada 2013. Ia dinyatakan tak bersalah dalam tuduhan memiliki kaitan dengan Al-Qaeda dan membantu aksi teror kelompok tersebut.

Naseer masuk ke Inggris menggunakan visa pelajar dan pertama kali ditangkap pada 2009 karena diduga terlibat dalam aksi teror di Manhattan. Ia diminta untuk meninggalkan Inggris meski tak ada bom yang ditemukan di sana. Pada 2010, Naseer kembali ditangkap berdasarkan permintaan AS. AS mencurigai Naseer terlibat dalam aksi teror yang terjadi di kereta bawah tanah New York.

Pengacara Naseer mencoba menghindari ekstradisi ke AS dengan alasan AS bisa mengekstradisi dia ke Pakistan, di mana ia akan menghadapi siksaan yang keji. Pada Desember 2012, Pengadilan Eropa untuk Hak Asasi Manusia menolak permohonan Naseer, menyatakan bahwa mereka akan mengabulkan permintaan ekstradisi AS.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.