Subtitusi Impor, Pesawat MS-21 Akan Gunakan Komponen Penerbangan Buatan Rusia

Radio-Electronic Technologies Concern (RETC), anak perusahaan Rostec State Corporation, telah mempresentasikan prototipe sistem penerbangan terbaru pesawat MC-21 untuk pertama kalinya.

Sebagai bagian dari kebijakan substitusi impor dalam penerbangan sipil Rusia, pesawat MS-21 dan SSJ-100 harus menggunakan komponen buatan dalam negeri. Berdasarkan keterangan pihak perusahaan, kebijakan tersebut membuat mereka dapat meningkatkan pangsa pasar di dalam negeri hingga dua kali lipat, dari  48 persen menjadi 80 persen pada akhir 2015.

“Kami telah menyiapkan proposal untuk menggantikan sistem penerbangan pesawat MS-21 yang saat ini masih menggunakan mesin buatan perusahaan internasional, seperti Thales, Honeywell, Rockwell Collins, dan lain-lain,” kata Nikolay Kolesov, Direktur Jendral RETC.

Pada 2013, RETC ditunjuk menjadi produsen sistem pernerbangan pesawat berdasarkan modul avionik terintegrasi (IKBO-IMA). Kontrak tersebut bernilai 2,33 miliar rubel. Produksi dan distribusi sistem penerbangan baru tersebut rencananya akan mulai dilakukan pada 2016.

Klik untuk memperbesarkan infografis Sukhoi SuperJet 100

Kompleks avionik terintegrasi untuk pesawat MS-21 dan SSJ-100 yang dibuat RETC antara lain fungsi dan moda navigasi, sistem pilot, pengiriman sinyal, tampilan, kontrol atas peralatan umum pesawat, dan lain-lain. Sebagai tambahan, mereka akan memasang sistem pengintai, sistem pendaratan, radar cuaca, alat komunikasi, tablet elektronik untuk pilot, dan masih banyak lagi. IKBO-IMA untuk MS-21 seluruhnya terdiri dari komponen buatan Rusia, kecuali peralatan navigasi dan komunikasi.

Komponen tersebut kini tengah menjalani proses uji coba. Kelak, IKBO-IMA dapat diadaptasi oleh pesawat domestik model lain, termasuk Be-200Il-96-300, termasuk generasi terbaru SSJ. Selain itu, RETC juga sedang merancang sistem penerbangan serupa untuk helikopter.

Kompleks sistem penerbangan terintegrasi ini masih perlu melewati tahap sertifikasi dari Interstate Aviation Committee (IAC) dan European Aviation Safety Agency (EASA). RETC menjelaskan, komponen tersebut akan melakukan sertifikasi tidak hanya sebagai bagian dari pesawat, tapi sebagai unit terpisah, agar sistem tersebut kelak dapat dipromosikan dan dijual sebagai produk terpisah.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.