Tentara Ukraina Bombardir Donetsk, Sembilan Orang Tewas, Tiga Luka-luka

Kementerian Pertahanan Republik Rakyat Donetsk melaporkan telah terjadi ledakan di dekat halte bus di distrik Bosse, Donetsk, Rabu (22/1) malam. Ledakan tersebut menewaskan sembilan orang dan tiga lainnya dikabarkan luka-luka, demikian dilaporkan Interfax.

“Informasi sementara menyebutkan sembilan orang tewas dan tiga orang lainnya terluka. Selain itu, ledakan juga merusak sebuah bus dan tram yang berada di lokasi kejadian,” terang Direktur Departemen Politik Kementerian Pertahanan Republik Rakyat Dontesk Eduard Basurin.

Dalam 24 jam terakhir, pemerintah Ukraina terus membombardir wilayah republik yang telah memproklamasikan kemerdekaannya tersebut. Menurut keterangan Basurin, Ukraina telah melancarkan 43 tembakan meriam, termasuk 19 tembakan yang diletuskan kemarin malam.

“Tanpa menghitung jumlah korban ledakan yang terjadi di pagi hari, dalam 24 jam, empat orang tewas, termasuk dua orang di Horlivka, dan 33 orang lain luka-luka, termasuk sepuluh orang di Horlivka dan empat orang di Makiyivka,” kata Basurin.

Saat ini, pertempuran sengit masih berlanjut di Horlivka, Marynka, dan Peski. Selain itu, Bandara Donetsk dan distrik Petrovsky juga masih ditembaki meriam.

Selain menelan korban dari pihak Donetsk, aksi kekerasan tersebut juga telah menewaskan 60 orang tentara Ukraina.

Sebuah kendaraan tempur dan tiga kendaraan pengangkut tentara milik angkatan bersenjata Ukraina juga mengalami kerusakan parah.

Basurin menyatakan, delapan orang militan Donetsk terbunuh dan 16 orang lain mengalami luka-luka dalam 24 jam terakhir.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.