Putin: Tindakan Barat Mengingatkan Akan Masa Perang Dingin

Presiden Rusia Vladimir Putin menyalahkan Barat untuk aksi yang mengingatkannya pada era Perang Dingin.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyalahkan Barat untuk aksi yang mengingatkannya pada era Perang Dingin, demikian dilaporkan Interfax.

Dalam wawancara bersama saluran televisi Jerman ARD di Vladivostok pada Kamis (13/11), Putin menyampaikan bahwa Barat berupaya melakukan pendekatan di bidang politik dan ekonomi dengan Rusia, namun sambil membangun sekat.

“Anda bilang pada 2001 pandangan saya lebih optimis. Kami telah menjadi saksi dua ekspansi NATO sejak 2001. Selain itu, jumlah markas militer mereka terus meningkat. Apakah Rusia memiliki markas militer di dunia? NATO dan Amerika Serikat memiliki markas militer di seluruh dunia, termasuk di wilayah yang dekat dengan perbatasan kami, dan jumlahnya terus bertambah,” tutur Putin.

Ia mengingatkan, NATO juga baru saja memutuskan untuk menempatkan Pasukan Operasi Khusus di wilayah yang dekat dengan perbatasan Rusia.

“Anda menyebutkan ada beberapa latihan militer, penerbangan pesawat, pergerakan kapal, dan lain-lain. Apakah itu sedang berlangsung sekarang? Ya, memang,” ujar Putin.

“Pada kenyataannya, perekonomian berbanding lurus dengan keamanan dan kestabilan situasi. Perbuatan kita tak sejalan dengan apa yang kita nyatakan. Kita menyebut bahwa kita harus menetapkan batasan tunggal, namun kita malah membangun sekat pemisah,” ujar Putin, mengacu pada kesepakataan antara Uni Eropa dan Ukraina.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.