Hingga Agustus, Elektabilitas Putin Mencapai 71 Persen

Sebanyak 71 persen responden dari survei akan kembali memilih Putin untuk menjadi presiden jika pemilihan Rusia dilaksanakan pada Minggu mendatang.

Sebanyak 71 persen responden dari survei yang diselenggarakan oleh Public Opinion Foundation menyatakan mereka akan kembali memilih Putin untuk menjadi presiden jika pemilihan Rusia dilaksanakan pada Minggu mendatang, demikian dilaporkan Interfax. Angka tersebut merupakan angka tertinggi sejak 2008.

Survei dilakukan pada 23-24 Agustus, diikuti oleh tiga ribu responden yang tinggal di 204 wilayah di 64 bagian Rusia. Margin error dari survei tersebut tidak lebih dari 3,3 persen. 

Sebanyak enam persen responden menyatakan mereka akan memilih Ketua Partai Demokratis Liberal Vladimir Zhirinovsky, empat persen memilih Ketua Partai Komunis Gennady Zyuganov, dua persen memilih Mikhail Prokhorov, dan satu persen memilih Ketua A Just Russia Sergei Mironov jika pemilihan presiden dilaksanakan pada Minggu mendatang.

Tujuh persen responden menyatakan belum memutuskan akan memilih siapa, satu persen menyatakan mereka akan memberikan suara yang tidak sah, sementara delapan persen sisanya menyatakan tidak akan memilih.

Sementara, survei yang dilakukan oleh Public Opinion Foundation pada Minggu (3/8) memperlihatkan bahwa 68 persen responden mendukung Putin, sama seperti pada Juni dan Juli. 

Berdasarkan keterangan Public Opinion Foundation, hingga akhir Agustus tingkat kepercayaan terhadap Putin mencapai 83 persen. 

Saat ditanya apakah mereka percaya pada Putin, 36 persen responden menyatakan mereka memercayai Putin sepenuh hati, dan  47 persen menyatakan mereka cukup percaya pada Putin. Sebanyak enam persen responden tidak percaya pada Putin dan delapan persen sisanya tidak terlalu percaya pada Putin. 

Dalam mengevaluasi kinerja Putin sebagai presiden, 82 persen responden memberi tanggapan positif. Angka tersebut meningkat dari Juni-Juli yang presentasenya hanya mencapai 80 persen. Sementara itu, delapan persen responden memberi tanggapan negatif terhadap kinerja Putin.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.