Umat Islam Rusia Rayakan Idul Adha di Kota Moskow

Tatarstan, Bashkortostan, Chechnya, Adygea, Karachay-Cherkessia, dan Krimea — wilayah-wilayah yang mayoritas penduduknya bergama Islam — telah menetapkan hari ini sebagai hari libur.

Tatarstan, Bashkortostan, Chechnya, Adygea, Karachay-Cherkessia, dan Krimea — wilayah-wilayah yang mayoritas penduduknya bergama Islam — telah menetapkan hari ini sebagai hari libur.

Moscow agency/ Nikerchiev Andrey
Pada Senin (12/9), masyarakat muslim di ibu kota Rusia merayakan Hari Raya Idul Adha. Di Rusia, hari raya ini disebut Kurban Bayram. Kata "kurban" berasal dari bahasa Arab — qurban — yang berarti pengorbanan, sedangkan "bayram" berarti pesta dalam bahasa Turki.
Ribuan umat Islam merayakan Hari Raya Idul Adha di Moskow pada 12 September 2016. Perayaan ini dimulai dengan melaksanakan ibadah salat Id di masjid-masjid di kota Moskow.
Karena masjid-masjid di ibu kota Rusia tidak bisa menampung seluruh jamaah, banyak orang yang terpaksa harus melaksanakan salat dan mendengarkan khotbah di jalanan di sekitar masjid.
Setelah salat Id, orang-orang berbaris dan bersalaman, serta dan memeluk satu sama lain.
Usai melaksanakan salat, ritual kurban pun dimulai. Otoritas Moskow telah menyediakan 14 lokasi penyembelihan hewan kurban.
“Ritual penyembelihan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan menunjukkan kasih sayang Allah Tuhan Yang Maha Esa, yang tak ingin manusia berperang menumpahkan darah,” kata Wakil Pertama Ketua Dewan Mufti Rusia Rushan Abbyasov kepada Rossiyskaya Gazeta.
Setiap tahun, ada banyak orang Rusia yang melakukan perjalanan ke Mekkah untuk melaksanakan ibadah haji. Tahun ini, ada 15 ribu warga Rusia yang pergi Haji.
Presiden Rusia Vladimir Putin pun tak lupa mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha kepada seluruh warganya yang merayakan. “Selama berabad-abad, Hari Raya Kurban telah berperan sangat besar dalam kehidupan umat Islam,” kata Putin. “Saya nyatakan dengan keyakinan bahwa muslim di Rusia menghormati tradisi spiritual dan merayakan Idul Adha secara luas.”