Sukacita Idul Fitri: Muslim Rusia Rayakan ‘Hari Kemenangan’ di Moskow

Rata-rata hidangan yang disiapkan untuk Idul Fitri berbahan dasar daging kambing. Muslim Rusia juga menyiapkan beberapa janis salad (berisi sayuran dan ikan atau daging) dan berbagai macam sup.

Rata-rata hidangan yang disiapkan untuk Idul Fitri berbahan dasar daging kambing. Muslim Rusia juga menyiapkan beberapa janis salad (berisi sayuran dan ikan atau daging) dan berbagai macam sup.

Ermakov Dmitry/ Moscow agency
Pada Selasa (5/7), umat Islam di Rusia merayakan salah satu hari raya paling penting dalam Islam, yaitu Idul Fitri. Hari ini sekaligus menandai akhir dari bulan suci Ramadan, yang dimulai pada 6 Juni lalu.
Di sembilan wilayah di Rusia yang mayoritas penduduknya adalah muslim, Hari Raya Idul Fitri dijadikan hari libur resmi. Karena itu, umat Islam di wilayah-wilayah tersebut dilarang untuk bekerja pada hari raya ini.
Lebih dari 200 ribu muslim di kota Moskow diperkirakan menghadiri perayaan Idul Fitri pada Selasa (5/7) kemarin, yang dimulai dengan ibadah salat Id di masjid-masjid di ibu kota.
"Hari ini, umat Islam di Rusia — berdasarkan tradisi keagamaan, sejarah, dan budaya selama berabad-abad — merayakan hari raya ini, baik di tengah masyarakat muslim, dengan teman-teman, maupun keluarga serta sanak saudara. Selama perayaan ini, umat Islam biasanya meraih tingkat ketakwaan tertentu setelah berpuasa dan menjadi pribadi yang lebih senang membantu orang-orang yang membutuhkan pertolongan," kata Putin.
Idul Fitri melambangkan kesucian. Seorang muslim yang berhasil menjalani ibadah puasa selama Ramadan diibaratkan bagai bayi yang baru dilahirkan — suci dari segala dosa. Selama bulan puasa, umat Islam dianjurkan membaca dan mengkaji kitab suci Alquran. Selain itu, orang-orang akan berlomba-lomba berbuat kebaikan demi mengumpulkan amal ibadah.
Setelah melaksanakan ibadah salat Idul Fitri di pagi hari, biasanya umat Islam di Rusia akan mengadakan perayaan di rumah mereka selama tiga hari berturut-turut.
Islam adalah agama dengan jumlah pengikut paling banyak kedua di Rusia. Ada sekitar 14,5 juta muslim di Rusia, dan itu berarti sekitar sepuluh persen dari total populasi.
Jenis makan yang dihidangkan di atas meja bervariasi, tergantung dari daerah dan tradisi masing-masing. Misalnya di Tatarstan, salah satu republik di Rusia yang mayoritas penduduknya adalah muslim, panekuk adalah satu hidangan yang lazim dihidangkan selama Idul Fitri.
Pada hari raya ini, Presiden Rusia Vladimir Putin juga mengucapkan selamat kepada seluruh masyarakat muslim Rusia.