Karya Agung Luzhina-Salazar, Desainer Rusia Level Internasional

Pada Minggu (7/12) lalu, perancang busana kelahiran Moskow Evgenia Luzhina-Salazar menyajikan koleksinya dalam ajang New York’s Couture Fashion Week di Universitas Maryland, Baltimore County (UMBC).  Pergelaran malam itu disponsori oleh Kedutaan Besar Rusia, Pusat Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Rusia, dan Komunitas Rusia di UMBC.

Pada Minggu (7/12) lalu, perancang busana kelahiran Moskow Evgenia Luzhina-Salazar menyajikan koleksinya dalam ajang New York’s Couture Fashion Week di Universitas Maryland, Baltimore County (UMBC). Pergelaran malam itu disponsori oleh Kedutaan Besar Rusia, Pusat Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Rusia, dan Komunitas Rusia di UMBC.

Hleb Makarevich
Perancang busana kelahiran Moskow Evgenia Luzhina-Salazar menyajikan koleksinya dalam ajang New York’s Couture Fashion Week di Universitas Maryland, Baltimore County (UMBC).
Evgenia meraih gelar sarjana dalam bidang Seni Rupa dan Desain dari Akademi Seni Moskow pada 1980. Perempuan yang kini tinggal di Maryland tersebut pernah menjabat sebagai Perancang Tata Panggung dan Kostum Tetap untuk Moscow Chamber Forms Theater selama lima tahun.
Evgenia merancang busana untuk berbagai pertunjukan di Moskow, Los Angeles, dan Washington DC. Pada 1991, Evgenia pindah ke Amerika Serikat dan terus melanjutkan karyanya.
Evgenia telah menjadi perancang kostum selama 30 tahun. Ia bekerja untuk berbagai teater di Rusia dan AS. Ia telah menciptakan kostum untuk lebih dari 50 pertunjukan.
Malam itu, Luzhina-Salazar mempersembahkan empat koleksi yakni Fifty Shades of Red, Russian Dolls, Renaissance Drama, dan Russian Wedding. Karya-karya tersebut menyajikan gaya masyarakat dan imperial Rusia, memadukan corak bunga kaum petani dengan gaun taffeta berkorset dan hiasan kepala bertabur manik-manik yang rumit (kokoshniki).
“Hiasan kepala ini bertujuan menciptakan kesan spektakuler. Tentu tak ada orang yang akan mengenakannya ke kantor,” kata sang perancang.
Menurut Luzhina-Salazar, desainer harus bisa merancang pakaian yang membuat orang terlihat lebih menarik. “Setiap kali saya merancang busana, saya berpikir bagaimana membuat seorang gadis terlihat lebih menawan,” kata Luzhina-Salazar.
“Saat baru mulai berkreasi, saya tidak pernah tahu bagaimana hasil akhir gaun tersebut nantinya. Maka setiap kali saya menyelesaikan sebuah karya, saya seperti, ‘Wah, saya berhasil! Wah, ini beda!’”
“Couture berarti ‘satu-satunya.’ Sehelai gaun yang istimewa, buatan tangan, itulah couture.”
Meski Luzhina-Salazar tidak melabeli busana karyanya sebagai “Mode Rusia”, jelas ia menyalurkan warisan budaya Rusia dalam bentuk dan pola busana kreasinya.
“Jika Anda berpikiran terbuka, tidak ada yang disebut sebagai fesyen Rusia, fesyen Amerika, atau fesyen Prancis. Bagi saya, mode adalah keindahan. Jika Anda melihat gadis yang cantik atau bentuk yang indah, asal busana itu menjadi tak penting lagi.”