Siberia Kesayangan, Terjebak Antara Masa Lalu dan Masa Depan

Pada musim semi 2011, Stanislav Chekmayev memulai pengambilan gambar untuk proyek “My Big Russia, My Beloved Siberia” (Rusiaku yang Besar, Siberiaku yang Tersayang).

Pada musim semi 2011, Stanislav Chekmayev memulai pengambilan gambar untuk proyek “My Big Russia, My Beloved Siberia” (Rusiaku yang Besar, Siberiaku yang Tersayang).

Stanislav Chekmayev / woodface
Pada musim semi 2011, Stanislav Chekmayev memulai pengambilan gambar untuk proyek “My Big Russia, My Beloved Siberia” (Rusiaku yang Besar, Siberiaku yang Tersayang).
Proyek ini dipersembahkan untuk Siberia dan orang-orang yang tinggal di wilayah luas tersebut, yang bagian terbesarnya terletak di Rusia.
Di luar beberapa kota industri besar, umumnya Siberia merupakan area yang sulit dicapai. Siberia terdiri dari kota-kota kecil yang berangsur menghilang dan desa-desa yang terabaikan.
Sebagian penduduk Siberia telah atau ingin pindah ke pusat industri dan keuangan daerah ini, karena di sana lebih mudah mencari nafkah dan menjalani hidup yang lebih nyaman.
Akibat lokasinya yang sangat terpencil dan jauh dari pusat industri, penduduk yang tersisa di sana terjebak di antara masa lalu dan masa depan. Saat ini, dengan kondisi hidup yang keras, alam yang tak terkendali, serta iklim yang tak bersahabat, masa lalu dan masa depan yang tak pasti berbaur penuh teka-teki, menciptakan masa kini yang aneh dan misterius.
Proyek ini bertujuan mendokumentasikan “masa kini” Siberia, menampilkan “masa lalu” dengan pertanda-pertandanya, cara hidup, ritual, tempat yang sulit dijangkau, dan alam liar dan purba yang belum mau menyerah pada serangan “masa depan” berwujud kabel-kabel serat dan jaringan 4G yang memancarkan sinyal Wi-Fi yang menyelimuti daratan itu. Ia pun tak tunduk pada urbanisasi atau globalisasi yang membuat orang berhenti menjadi dirinya sendiri.
“Jarak yang membentang luas harus ditaklukkan. Pengeluaran terbesar terletak pada biaya transportasi. Saya menggunakan tabungan pribadi sebagai sumber keuangan tambahan,” terang Stanislav.
Setelah sang pengarang menyelesaikan proyeknya, ia berencana menerbitkan buku berjudul sama, “My Big Russia, My Beloved Siberia".