Alina Kabaeva

Alina Maratovna Kabaeva lahir pada tanggal 12 Mei 1983. Dia tumbuh di kota Tashkent (era USSR, sekarang adalah kota di Uzbekistan), di dalam keluarga atlet profesional. Ayah Alina Marat, berketurunan Tatar (salah satu suku di Rusia) yang tinggal di Tashkent, pernah menjadi pesepakbola profesional. Mama Alina Lyubov, tinggal di Moskow dan pernah menjadi anggota tim basket nasional Uzbekistan.

Alina Maratovna Kabaeva lahir pada tanggal 12 Mei 1983. Dia tumbuh di kota Tashkent (era USSR, sekarang adalah kota di Uzbekistan), di dalam keluarga atlet profesional. Ayah Alina Marat, berketurunan Tatar (salah satu suku di Rusia) yang tinggal di Tashkent, pernah menjadi pesepakbola profesional. Mama Alina Lyubov, tinggal di Moskow dan pernah menjadi anggota tim basket nasional Uzbekistan.

Photoshot/Vostock-Photo、AP、Imago/Legion-media
Alina Maratovna Kabaeva lahir pada tanggal 12 Mei 1983. Dia tumbuh di kota Tashkent (era USSR, sekarang adalah kota di Uzbekistan), di dalam keluarga atlet profesional.
Alina awalnya menekuni senam ritmik saat berumur 3,5 tahun. Mama Alina ingin supaya Alina serius menekuni seluncur es atau senam ritmik. Karena di Uzbekistan yang panas tidak ada sekolah seluncur es ternama, maka pilihan jatuh pada senam ritmik.
Saat berumur 12 tahun, supaya dapat mengembangkan potensi olahraga Alina, dia bersama mamanya pindah dari Tashkent ke Moskow untuk berlatih di bawah pengawasan Irina Viner. Sang gurupun langsung memberikan syarat kepada Alina, yaitu menurunkan berat badan (untuk ukuran atlet senam, Alina terhitung gemuk).
Pada tahun 1998 (2 tahun setelah keikutsertaan Alina di tim nasional Rusia), Alina memenangkan kejuaraan Eropa 4 kali berturut-turut (sejak tahun 1998). Pada tahun 1999 Alina menjadi juara di kejuaraan dunia.
Di olimpiade kota Sydney, atlet favorit ternama ini  melakukan kesalahan fatal, yaitu saat tampil dengan hoop, dia tidak sengaja melepaskannya keluar dari batas karpet, yang pada akhirnya Alina keluar menjadi juara ketiga.
Pada tahun 2001, Alina Kabaeva dan Irina Chashina didiskualifikasi selama 2 tahun akibat penggunaan obat furosemide.
Pada masa 2 tahun diskualifikasinya, Alina menjadi presenter “Imperiya Sporta” (Imperium olahraga) di stasiun “7 TV” dan membintangi film artistik Jepang yang berjudul “Krasnaya Ten” (Bayangan Merah).
Pada tahun 2004 di Athena, Alina tidak menyia-nyiakan kesempatan ini dan memenangi medali emas.
Banyak rumor mengenai keikutsertaan Alina di olimpiade 2008, tetapi itu tidak terjadi karena Alina mengakhiri karirnya sebagai atlet senam ritmik pada tahun 2007.
Sejak Oktober tahun 2005 sampai dengan September 2007, Alina sempat menjadi anggota Dewan Rakyat Federasi Rusia. Berdasarkan informasi di media massa, Alina dikeluarkan dari anggota Dewan pada September 2007, dikarenakan Alina tidak hanya tidak bekerja, bahkan tidak pernah datang dalam rapat dewan tersebut.
Pada tahun 2006, Alina terpilih menjadi “wanita tahun ini” versi majalah ‘Glamour’ (pemilihan berdasarkan pemungutan suara pembaca majalah) dan juga menjadi “wanita terseksi di Rusia” dalam kategori “Top 10 Sexy” di bidang olahraga. Alina pernah tampil tanpa busana di majalah ‘Maxim’.
Berdasarkan data resmi, penghasilan Kabaeva tahun 2011 mencapai 11.5 juta rubel. Kabaeva memiliki tanah sebesar 7200 meter persegi, 3 unit apartemen dan 2 mobil.
Pada tanggal 12 April 2008, di headline surat kabar “Moskovskiy Korrespondent” muncul skandal bahwa Alina Kabaeva telah menikah dengan Vladimir Putin. Putin dalam jumpa persnya mengungkapkan bahwa tidak ada satu pun pemberitaan tersebut yang benar.