Meramal Nasib dan Masa Depan

Yury Oorzhak, a shaman representing the so-called Adyg Eeren (Bear Spirit) society, conducts a session to clarify and predict the destiny of a customer, a local resident, at his residence in the town of Kyzyl, the administrative centre of Tuva region, Southern Siberia, Russia, October 7, 2015. The region is inhabited by Tuvans, historically cattle-herding nomads, who nowadays practise two main confessions - Buddhism and Shamanism.

Yury Oorzhak, a shaman representing the so-called Adyg Eeren (Bear Spirit) society, conducts a session to clarify and predict the destiny of a customer, a local resident, at his residence in the town of Kyzyl, the administrative centre of Tuva region, Southern Siberia, Russia, October 7, 2015. The region is inhabited by Tuvans, historically cattle-herding nomads, who nowadays practise two main confessions - Buddhism and Shamanism.

Reuters
Seorang shaman melakukan ritual untuk meramal nasib seorang pelanggan.

Yury Oorzhak, seorang shaman (dukun) yang mewakili apa yang disebut masyarakat lokal sebagai "Adyg Eeren" (roh beruang), melakukan ritual untuk meramal nasib seorang pelanggan yang merupakan warga setempat, di kediamannya di kota Kyzyl, pusat administrasi wilayah Tuva, Siberia Selatan, Rusia, 7 Oktober 2015. Wilayah ini dihuni oleh orang-orang Tuva, yang secara historis merupakan orang-orang nomaden yang beternak, dan saat ini menganut dua kepercayaan utama, yaitu Buddhisme dan Shamanisme.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.