Frasa dan Kata Baru dalam Bahasa Rusia yang Muncul Selama Tahun 2014

Setelah Krimea memutuskan bergabung dengan Rusia, frasa ‘Krym nash’ (Krimea milik kami) menjadi populer. Ilustrasi oleh Niyaz Karim.

Setelah Krimea memutuskan bergabung dengan Rusia, frasa ‘Krym nash’ (Krimea milik kami) menjadi populer. Ilustrasi oleh Niyaz Karim.

Selalu ada kata-kata baru yang masuk ke dalam suatu bahasa tiap tahunnya. Berikut kata-kata dan frasa baru yang muncul di Rusia sepanjang 2014 versi Slovar Goda (Kamus Tahun Ini).

Ilustrasi oleh Niyaz Karim.

Slovar Goda (Kamus Tahun Ini) merupakan sebuah grup Facebook yang muncul sejak 2011. Setiap bulannya, anggota grup ini berkolaborasi membuat daftar kata-kata terpopuler yang digunakan oleh masyarakat Rusia.

Sepanjang 2014, perhatian masyarakat terfokus pada krisis di Ukraina. Maka, Slovar Goda memasukan beberapa nama geografis terkait krisis Ukraina dalam daftar mereka, antara lain Krimea (menyelenggarakan referendum pada Maret 2014), Odessa (mengalami peristiwa tragis yang menelan banyak korban pada 2 Mei 2014), dan Novorossiya (sebutan kuno bagi wilayah Ukraina tenggara).

Setelah Krimea memutuskan bergabung dengan Rusia, frasa ‘Krym nash’ (Krimea milik kami) menjadi populer. Terdapat dua versi ungkapan tersebut yang memiliki makna bertolak belakang. Frasa ‘Krym nash’ menyiratkan persepsi positif mengenai peristiwa bergabungnya Krimea ke Rusia. Sementara, para penentang penggabungan Krimea menggunakan kata ‘krymnash’ sebagai sarkasme. “Harga barang naik, tapi Krimea milik kami”, atau “Rusia dilanda krisis, tapi Krimea milik kami”. Selain itu, ‘krymnash’ juga digunakan untuk menyindir pendukung penggabungan Krimea. Misalnya, “Dia krymnash”, atau“Mereka itu krymnash”.

Muncul pula tren penggunaan eufemisme, yakni memakai ungkapan halus untuk menggantikan ungkapan yang dianggap merugikan atau berpotensi menimbulkan pertentangan mengenai situasi terkait. Misalnya, pasukan Rusia yang berada di Krimea disebut ‘kontingen terbatas’ (limited contingent) dan ‘orang-orang hijau kecil’ (little green people) – mengacu pada warna seragam mereka. Ada juga istilah ironis ‘tentara sopan’, yang hendak menunjukan bahwa prajurit Rusia tidak agresif dan menggunakan ‘kekuatan lembut’ (soft power) saat berada di Krimea.

‘Sanksi’ juga merupakan salah satu kata yang paling populer di Rusia sepanjang 2014. Sanksi Barat terhadap Rusia membuat Moskow mengambil langkah balasan dengan membatasi impor produk makanan dari negara-negara Uni Eropa. Akibatnya, banyak produk yang menghilang dari rak-rak supermarket. Kata ‘parmesan’ dan ‘jamón’ (semacam daging babi kering dari Spanyol) juga masuk dalam daftar buatan Slovar Goda.

Setiap tahun, selalu ada kata atau ungkapan baru yang masuk dalam bahasa Rusia. Beberapa tahun lalu, kata ‘selfie’ menjadi bagian dari bahasa Rusia, setelah upaya menerjemahkan dan me-Rusia-kannya gagal dilakukan.

Ingin tahu lebih banyak tentang bahasa Rusia? Baca lebih lanjut. >>>

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.