Pengusaha Indonesia Diundang Masuki Pasar Rusia

“Bisnis Rusia” dan dewan bisnis Rusia-ASEAN hari ini kembali mengundang perusahaan-perusahaan Indonesia datang ke Rusia dengan format yang lebih luas dan ikut serta dalam Forum Ekonomi Sochi. Kredit: Mikhail Tsyganov

“Bisnis Rusia” dan dewan bisnis Rusia-ASEAN hari ini kembali mengundang perusahaan-perusahaan Indonesia datang ke Rusia dengan format yang lebih luas dan ikut serta dalam Forum Ekonomi Sochi. Kredit: Mikhail Tsyganov

Dalam pembukaan forum “Rusia dan Indonesia: ASEAN – Peluang Baru Kerja Sama Bisnis” di Jakarta, Selasa (25/3), Ketua “Bisnis Rusia” Aleksey Repik mengundang para pebisnis Indonesia untuk datang ke Rusia. Pada wawancara dengan RBTH Indonesia, Repik menjelaskan bagaimana pandangannya mengenai hubungan bisnis Indonesia dan Rusia.

“Bisnis Rusia” adalah serikat kewirausahaan yang dibentuk pada 2001. Organisasi ini kini telah menjadi wadah bagi perwakilan 72 region Federasi Rusia yang bergerak di sektor ekonomi non-tambang antara lain mesin, konstruksi, industri ringan, agrikultura, bidang jasa, dan lain-lain. Repik mengunjungi Jakarta untuk mengikuti misi bisnis terpadu pertama antara Federasi Rusia dan dewan bisnis Rusia-ASEAN ke negara-negara ASEAN. Berikut wawancara Repik bersama RBTH Indonesia.

Dalam pertemuan komisi bilateral Indonesia-Rusia yang berlangsung di Jakarta tepat sebulan lalu, perusahaan Rusia mulai aktif masuk ke Indonesia, namun tidak ada pergerakan dari sisi Indonesia ke Rusia. Sepertinya sekarang juga seperti itu…

Sebenarnya pebisnis Indonesia sudah siap melakukan langkah awal. Kami tahu bahwa pebisnis Indonesia menilai pasar Rusia sangat menarik. Sampai saat ini, di sejumlah bidang, pasar Rusia bisa dianggap lebih luas dibanding pasar domestik Indonesia itu sendiri.

Jadi, apa yang menjadi penyebab keengganan perusahaan Indonesia masuk ke Rusia?

Ketua “Bisnis Rusia” Aleksey Repik. Kredit: Mikhail Tsyganov

Menurut pandangan kami, situasi ini disebabkan kurangnya informasi perusahaan Indonesia mengenai peluang membangun bisnis berkualitas di Rusia.

Bagaimana solusinya?

Hari ini kami berusaha menawarkan beberapa format kerja sama strategis, seperti pembuatan aliansi kerja sama yang membawa investor Indonesia ke Rusia atau menciptakan peluang pembentukan rantai-rantai industri di mana sebagian pabrik ditempatkan di Indonesia, sebagian lagi di Rusia.

Kombinasi teknologi muktahir, kualitas pemikiran insinyur Rusia, kemahiran perusahaan-perusahaan Indonesia dalam memproduksi barang secara masal yang efektif, serta posisi Indonesia sebagai produsen global yang sangat kompetitif dari segi upah tenaga kerja, dapat memberi hasil yang menguntungkan bagi kedua belah pihak dan dapat bersaing dengan produk dari Cina dan India.

Adakah langkah-langkah yang lebih konkret dibanding sebelumnya?

“Bisnis Rusia” dan dewan bisnis Rusia-ASEAN hari ini kembali mengundang perusahaan-perusahaan Indonesia datang ke Rusia dengan format yang lebih luas dan ikut serta dalam Forum Ekonomi Sochi. Seperti biasa, forum diadakan bulan September. Setelah forum tersebut, kami berencana menyelenggarakan rangkaian kunjungan  ke berbagai wilayah Rusia bersama partner dari Indonesia, sehingga mereka bisa mengenal lebih jauh negara kami dan juga penduduknya.

Saya berharap undangan ini mendorong para pelopor bisnis Indonesia menuju kemitraan yang strategis dan sistematis dengan Rusia.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.