Dari Komputer hingga Rudal: Apa Saja yang Dikuduskan oleh Pendeta Rusia?

Taras Litvinenko/RIA Novosti
Selain menguduskan biara, salib, gan gejera, ternyata pendeta Ortodoks Rusia juga menguduskan hal-hal lain yang dianggap tak biasa, seperti komputer, toko, hingga senjata.

Pengudusan adalah proses untuk memperoleh kesucian, menjadi atau dijadikan kudus. Secara etimologis, baik 'menguduskan' ataupun dalam bahasa Rusia 'osvyascheniye' secara harfiah berarti 'menjadikannya suci'. Gereja Ortodoks Rusia biasanya menguduskan gereja-gereja yang baru dibangun, salib, dan air. Tak hanya itu, ternyata ada banyak objek dan proyek lainnya yang dikuduskan juga.

Objek paling menarik yang dikuduskan adalah pesawat tempur, tank, dan rudal. Meskipun mereka dirancang untuk membunuh orang-orang dalam peperangan, gereja Ortodoks menganggapnya sebagai 'sesuatu yang diperlukan, meski tidak diharapkan untuk digunakan' di dalam kondisi tertentu.

Seorang pendeta memberkati sebuah kapal penjaga pantai terbaru milik Badan Penjaga Keaman Perbatasan Federal Rusia. Sumber: Vitaliy Ankov / RIA Imam NovostiSeorang pendeta memberkati sebuah kapal penjaga pantai terbaru milik Badan Penjaga Keaman Perbatasan Federal Rusia. Sumber: Vitaliy Ankov / RIA Imam Novosti

Upacara pemberkatan jet tempur serbaguna Sukhoi 30SM di Chernyakhovsk, wilayah Kaliningrad. Sumber: Igor Zarembo / RIA NovostiUpacara pemberkatan jet tempur serbaguna Sukhoi 30SM di Chernyakhovsk, wilayah Kaliningrad. Sumber: Igor Zarembo / RIA Novosti

Seorang pendeta Ortodoks Rusia sebelum dimulainya perlombaan tank pada kontes internasional Biathlon 2017 di Wilayah Khabarovsk. Sumber: Yuri Smityuk / TASSSeorang pendeta Ortodoks Rusia sebelum dimulainya perlombaan tank pada kontes internasional Biathlon 2017 di Wilayah Khabarovsk. Sumber: Yuri Smityuk / TASS

Selain senjata pemusnah massal, pendeta Ortodoks dapat menguduskan bendera Rusia, petugas polisi lengkap dengan mobil patroli mereka, bahkan seluruh kota.

Pengudusan sebuah mobil polisi baru di wilayah Yaroslavl. Sumber: Sergei Metelitsa / TASSPengudusan sebuah mobil polisi baru di wilayah Yaroslavl. Sumber: Sergei Metelitsa / TASS

Para pendeta juga dapat menguduskan stasiun kereta bawah tanah dan bangunan.

Seorang pendeta Ortodoks memberkati sebuah model blok rumah susun di kota Stavropol, Rusia selatan. Sumber: ReutersSeorang pendeta Ortodoks memberkati sebuah model blok rumah susun di kota Stavropol, Rusia selatan. Sumber: Reuters

Meski menggunakan air suci untuk menguduskan benda-benda yang rentan terhadap air seperti kabel dan perangkat elektronik terbilang cukup mengherankan, nyatanya masih banyak pendeta yang tetap menyiramkan air suci ke server dan komputer.

Patriark Moskow menguduskan departemen Kementerian Dalam Negeri Rusia yang baru. Sumber: Layanan Pers Patriark Moscow dan RusiaPatriark Moskow menguduskan departemen Kementerian Dalam Negeri Rusia yang baru. Sumber: Layanan Pers Patriark Moscow dan Rusia

Jalanan yang memiliki tingkat kecelakaan mobil yang sangat tinggi di Rusia juga dapat dikuduskan.

Para 'bikers' Night Wolves mengadakan upacara pemberkatan di dekat Katedral St. Isaac di Sankt Petersburg. Sumber: Alexei Danichev / RIA NovostiPara 'bikers' Night Wolves mengadakan upacara pemberkatan di dekat Katedral St. Isaac di Sankt Petersburg. Sumber: Alexei Danichev / RIA Novosti

Namun, ada hal-hal yang aneh yang dapat pula dikuduskan, termasuk jas dokter hingga klub striptease.

Pengudusan jas putih dokter di Simferopol. Sumber: Rk.gov.ruPengudusan jas putih dokter di Simferopol. Sumber: Rk.gov.ru

Pengudusan rumah, apartemen, dan mobil merupakan hal yang biasa dilakukan bagi umat Ortodoks Rusia. Biaya pengudusan bervariasi, tergantung setiap pendeta. Secara teknis, pengudusan dapat dilakukan secara gratis. Ustadz Muslim pun juga dapat membantu mendoakan sebuah apartemen tanpa dibayar. Meski demikian, jika ingin menguduskan sebuah apartemen biasanya biaya 1.000 rubel (sekitar 250 ribu rupiah) dianggap angka yang normal.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.