Tujuh Makanan Unik Rusia yang Bisa Membuat Anda Geli

Rusia memiliki banyak jenis makanan yang tidak biasa.

Rusia memiliki banyak jenis makanan yang tidak biasa.

Getty Images
Orang asing menganggap beberapa makanan Rusia tidak enak dan susah ditelan. Terkadang, kombinasi yang aneh dan bahan yang tidak biasa dapat membuat Anda merasa jijik. Kali ini kami membahas beberapa makanan Rusia yang bahannya akan membuat Anda heran, namun patut dicoba.

‘Haring di Bawah Mantel Bulu’

<em>Sumber: RBTHSumber: RBTH

Salad ala Rusia ini adalah kombinasi elegan ikan haring asin, mayones, wortel rebus, dan kentang: semuanya ditumpuk menjadi lapisan. ‘Haring di bawah mantel bulu’ memperlihatkan selera humor koki Rusia, dan semua orang Rusia setuju bahwa ia merupakan hidangan pembuka yang enak disantap dengan beberapa seloki vodka. Hidangan ini bukan yang paling sehat, tapi sangat patut dicoba.

Kholodets: Puding Daging

<em>Sumber: Restoran VoronezhSumber: Restoran Voronezh

Beberapa dari Anda mungkin pernah melihat video orang asing yang mencicipi makanan Rusia, dan mereka semua kaget ketika tahu bahwa daging dapat dijadikan puding. Para ibu rumah tangga di Rusia menghabiskan banyak waktu di dapur untuk membuat hidangan ini, dan terkadang hasilnya tidak memuaskan. Makanan ini biasanya dihidangkan dingin dengan saus lobak pedas (horseradish). Orang Rusia biasanya menggunakan daging babi atau sapi untuk kholodets. Jika Anda tidak makan daging, coba zalivnoe. Ia mirip kholodets, tapi menggunakan daging ikan.

Solenya: Makanan yang Diawetkan

<em>Sumber: Lori/Legion MediaSumber: Lori/Legion Media

Orang Rusia pada dasarnya dapat mengawetkan makanan apa pun untuk musim dingin. Mentimun, tomat, dan lada adalah sayuran yang paling sering diawetkan, dan setiap orang punya caranya tersendiri. Hal paling penting yang harus diingat adalah pastikan bahwa wadahnya cukup. Orang Rusia juga suka mengawetkan jamur, kubis, dan bahkan apel. Setiap perjamuan di hari raya, anda akan melihat orang memegang segelas vodka dan garpu dengan kubis atau mentimun yang diawetkan.

Sup Okroshka

<em>Sumber: RBTHSumber: RBTH

Ketika cuaca sedang hangat, orang Rusia biasanya makan okroshka, yang mirip selada Olivier: kentang yang dipotong rapi, mentimun, wortel, dan bermacam sayuran hijau. Anda juga dapat menambahkan lobak, sosis, ayam rebus, dan sayuran apa pun. Perbedaannya dengan salad Olivier adalah bahwa okroshka memakai kvass (minuman fermentasi dari roti gandum hitam) atau cairan kefir (susu fermentasi). Kombinasi yang aneh, bukan? Tapi orang Rusia menyukainya.

Sup Shchi

<em>Sumber: Lori/Legion MediaSumber: Lori/Legion Media

Banyak orang yang tahu borscht, sup ala Rusia yang terbuat dari ubi bit merah dan kubis. Namun, jika anda tidak menggunakan ubi bit tersebut dan hanya memasaknya dengan kubis dan kaldu daging, berarti anda sedang memasak shchi. Orang Rusia sering memasak shchi hijau, yaitu sup shchi yang menggunakan sayuran sorrel atau bayam. Makanan lezat ini biasanya dihidangkan dengan separuh telur rebus.

Pelmeni Berang-berang

<em>Sumber: Lori/Legion MediaSumber: Lori/Legion Media

Banyak orang yang sudah akrab dengan pelmeni, pangsit isi daging ala Rusia. Ia biasanya terbuat dari campuran daging sapi cincang dan babi, tapi petani dan pemburu Rusia sering bereksperimen dengan daging yang digunakan. Di beberapa toko dan restoran, anda mungkin dapat melihat menu pelmeni berisi daging rusa (yang sulit dibedakan dengan daging biasa), daging berang-berang, daging babi hutan, dan daging bebek. Ada juga yang memasak pelmeni dengan beragam jenis daging ikan.

Khrenovukha

<em>Sumber: Lori/Legion MediaSumber: Lori/Legion Media

Anda ingat di atas kami mengatakan bahwa kholodets biasanya dimakan dengan saus lobak pedas? Sekarang bayangkan lobak tersebut digunakan untuk membuat minuman beralkohol. Di Rusia, anda juga dapat minum minuman beralkohol yang terbuat dari lada serta berbagai jenis rempah dan buah.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.