Dolce&Gabbana Dongkrak Popularitas Gadis Asal Chechnya Lewat Instagram

Ilona Bisultanova merepresentasikan model jilbab D&G.

Ilona Bisultanova merepresentasikan model jilbab D&G.

Instagram
Pada Februari 2016, perancang busana Italia Stefano Gabbana memublikasikan gambar seorang model Rusia menggunakan hijab di akun Instagram-nya untuk mempromosikan koleksi pertama rancangannya yang ditujukan bagi konsumen muslim. Koleksi ini dibuat bekerja sama dengan mitra bisnisnya Domenico Dolce.

Ilona Bisultanova, gadis asal Chechnya yang wajahnya masuk ke dalam akun Instagram perancang busana Italia Stefano Gabbana. Foto: @stefanogabbana / InstagramIlona Bisultanova, gadis asal Chechnya yang wajahnya masuk ke dalam akun Instagram perancang busana Italia Stefano Gabbana. Foto: @stefanogabbana / Instagram

Model dalam foto tersebut merupakan Ilona Bisultanova, gadis berusia 17 tahun asal Republik Chechnya, sebuah wilayah Rusia bagian selatan yang didominasi oleh penduduk muslim. Area tersebut dianggap sebagai salah satu wilayah paling konservatif di Rusia.

 

Reaksi beberapa netizen terbilang ambigu, bahkan cenderung kasar. Berikut beberapa komentar pedas yang ditujukan pada foto Instagram Gabbana:

“Seorang homoseksual memublikasikan foto kamu di situsnya sendiri.... Nah, inilah yang saya sebut kebanggaan!”

“Dia memompa bibirnya dan kehilangan individualitasnya.”

Terlepas dari fakta bahwa foto tersebut dipublikasikan lebih dari sebulan lalu, netizen Rusia terus melanjutkan diskusi tersebut di media sosial dan pada akun Instagram Bisultanova:

“Alina, saya melihat fotomu di D&G dan sangat bangga bahwa perancang busana papan atas sangat mengagumi perempuan Vainakh (sebuah kelompok etnis yang di dalamnya termasuk orang-orang Chechen -red.).

Meski masih muda, Bisultanova sudah merancang merek pakaian Islamnya sendiri. Pengagumnya kerap membandingkan Bisultanova dengan model sekaligus filantropis tersohor asal Rusia, Natalia Vodianova.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.