Enam Mahakarya Arsitektur Soviet, Alat Propaganda Era Komunis

Contoh terbaik arsitektur Soviet dibangun pada 30 tahun pertama kehadiran Uni Soviet. Kala itu, Menara Shukhov yang futuristik, Hotel Moskow yang menjulang angkuh, dan tujuh gedung pencakar langit ramping era Stalin didirikan di Moskow. RBTH akan mengulas bangunan-bangunan paling penting pada masa awal kemunculan arsitektur Soviet.

Menara Shukhov (1922, Vladimir Shukhov)

Menara Shukhov. Foto:  AFP / East NewsMenara Shukhov. Foto: AFP / East News

Pemerintah Soviet menilai siaran radio merupakan alat propaganda terbaik bagi negara yang buta huruf. Karena itu, menara radio utama Rusia harus terlihat mengesankan.

Struktur hyperboloid Shukov, yang kala itu telah populer di pameran internasional, terlihat sangat futuristik, persis seperti gaya agitasi Soviet. Struktur ini sangat cocok dengan konstruksi ‘berat’, seperti menara radio — menara bisa dibangun dengan skala besar, tapi tidak berlebihan. Sehingga, Menara Shukhov menjadi sebuah mahakarya rekayasa arsitektur, simbol radio (dan televisi) Soviet.

Alamat: Shabolovskaya ulitsa 37, Moskow (Metro Shabolovskaya)

Rumah Melnikov (1929, Konstantin Melnikov)

Arsitek Konstantin Melnikov telah mempertimbangkan untuk membangun gedung berbentuk silinder saat ia bepartisipasi dalam kompetisi untuk membangun Rumah Budaya Zuev. Melnikov tak memenangkan lomba tersebut, tapi ia tak menyia-nyiakan rancangannya dan melanjutkan pengembangannya. Sehingga, Rumah Melnikov terbentuk dari dua paduan silinder.

Rumah Melnikov. Foto: PhotoXPressRumah Melnikov. Foto: PhotoXPress

Ideologi awal Uni Soviet adalah meniadakan kepemilikan pribadi dan meminta semua bangunan hanya mempresentasikan kepentingan kolektif. Dalam kasus Rumah Melnikov, aspirasi ini memperoleh bentuk yang aneh. Sang arsitek berencana membuat satu kamar tidur tunggal bagi semua anggota keluarga yang mereka ubah menjadi 'sekelompok orang-orang yang tidur'. Meski Melnikov selalu menekankan bahwa proyeknya berkaitan erat dengan prinsip fungsional arsitektur Soviet, Muscovites (sebutang bagi orang-orang Moskow -red.) menyebut bangunan silinder dengan jendela segi enam tersebut sebagai 'sel tempat tinggal borjuis'.

Melnikov selalu ingin rumahnya menjadi museum. Dan hal tersebut terwujud. Peresmiannya ditunda karena sengketa para ahli warisnya. Namun pada Desember 2014, Rumah Melnikov resmi dibuka untuk publik.

Alamat: Krivoarbatsky pereulok 10, Moskow (Metro Arbatskaya)

Gedung Tsentrosoyuz (1937, Le Corbusier)

Gedung Tsentrosoyuz. Foto: AlexanderPolyakov/RIA NovostiGedung Tsentrosoyuz. Foto: AlexanderPolyakov/RIA Novosti

Le Corbusier merupakan master arsitektur dunia yang menciptakan kanon kontemporer gedung kantoran dan diambil alih oleh ledakan konstruksi Soviet pada tahun 1930-an. Ia bepartisipasi dan tentu memenangkan kompetisi untuk gedung Asosiasi Masyarakat Konsumen.

Dalam gedung kantor raksasa di Jalan Myasnitskaya, sang arsitek menggunakan prinsip 'lima pokok arsitektur Le Corbusier', yang menjadi panduan bangunan kantor hingga sekarang. Prinsip ini termasuk menggunakan tiang penyangga konkret, teras atap datar, sedikit dinding ruang terbuka, dan jendela yang bergerombol.

Bagi rata-rata masyarakat Soviet, pendekatan ini jelas progresif. Muscovites tak suka gedung yang tebal di atas 'topangan' konkret dengan tampilan minimalis. Penyair Osip Mandelstam menuliskan hal itu dengan ironi: “Bahkan tak sebagian bayanganku akan masuk/istana kristal berdiri di atas paha ayam.”

Alamat: Masnitskaya ulitsa 39. Moskow (Metro Prospekt Mira)

Hotel Moskow (Osvald Stapran, Leonid Saveliev, Alexei Shchusev, 1935, dibangun kembali pada 2004)

Pada awal tahun 1920-an, dekat Kremlin, pemerintah berencana membangun Istana Buruh di dekat Kremlin — bukannya Hotel Moskow, sebuah struktur dengan kaca raksasa dan kubus konkret, yang terhubung dengan auditorium berbentuk oval. Bangunan itu seharusnya terlihat seperti Starship Enterprise.

Hotel Moskow. Foto: A.Solomonov/RIA NovostiHotel Moskow. Foto: A.Solomonov/RIA Novosti

Pembangunan istana segera terhenti karena biaya dan kerumitan proyek. Mereka kemudian memutuskan membangun hotel — sebuah bangunan yang lebih tradisional, tapi berukuran sama. Di bawah pengawasan Shchusev, 'Moskow' dibangun dengan gaya angkuh dan tradisional, yang segera menjadi gaya konstruksi dominan pada tahun 1930-an, 1940-an, dan 1950-an. Kolom, lengkungan, dan pagar yang berhias indah menegaskan hubungan arsitektur Soviet dengan tradisi Yunani dan Romawi kuno.

Alamat: Ulitsa Okhotny Ryad 2, Moskow (Metro Okhotny Ryad)

VDNKh (1935 – 1954, beberapa arsitek di bawah pengawasan Sergei Chernyshev)

VDNKh. Foto: ITAR TASSVDNKh. Foto: ITAR TASS

Pusat pameran raksasa di Moskow utara ini dibangun agar masyarakat Soviet dan para turis dapat mengagumi pencapaian industri dan pertanian negara tersebut. Separuh dari 70 bangunan di kompleks ini memiliki gaya imperium. Kolom, puncak menara, patung, dan air mancur: tradisi terbaik arsitektur totaliter.

Gedung nomor 32, dibangun pada 1939, sangat mengesankan. Bangunan ini kerap disebut “Mashinostroyenie” (Teknik Mesin) dan terlihat seperti sebuah hanggar pesawat dengan atap kaca. Dekorasi interiornya menyerupai kuil Mesopotamia, tapi patung dewa-dewi dan para pahlawan digantikan dengan patung pekerja industri traktor dan mesin. Pada tahun 1950-an, sebuah bangunan dengan atap kaca didirikan di atas gedung ini, yang strukturnya menyerupai Menara Shukhov. Sejak itu, bangunan ini disebut Kosmos dan sebuah tiruan Roket Vostok, yang meluncurkan Gagarin ke luar angkasa, ditempatkan di lapangan di depannya.

Alamat: Prospekt Mira 119, Moskow (Metro VDNKh)

Tujuh Saudara Perempuan (1952 – 1957, Lev Rudnev, Dmitri Chechulin, Vyacheslav Oltarzhevsky, Sergei Chernyshev, dan lain-lain)

Pusat Moskow dibingkai, dari berbagai sudut, oleh pencakar langit Stalin yang dikenal sebagai Tujuh Saudara Perempuan: bangunan Universitas Negeri Moskow, tiga apartemen, dua hotel, dan Kementerian Luar Negeri.

Gedung Kementerian Luar Negeri,salah satu dari pencakar langit Stalin Tujuh Saudara Perempuan. Gedung Kementerian Luar Negeri,salah satu dari pencakar langit Stalin Tujuh Saudara Perempuan.

Awalnya, harusnya hanya ada satu pencakar langit di Moskow — dan itu harus sangat mencengangkan. Proyek Istana Kongres Kremlin, sebuah ziggurat raksasa setinggi 500 meter dengan patung Lenin di atasnya diabaikan akibat perang. Bangkai logam yang telah disiapkan untuk bangunan itu dilelehkan dan diubah menjadi pertahanan antitank “Czech hedgehog”.

Setelah perang, proyek tersebut menguap menjadi tujuh gedung terpisah yang menyerupai satu sama lain. Pada bangunan-bangunan inilah akhirnya arsitektur Stalinis menemukan gayanya. Ia mengombinasikan tren dunia dalam monumentalitas (penekanan Tujuh Saudara Perempuan sama dengan Gedung Empire State, misalnya) dan membangkitkan kultur kuno. Dengan ornamen, kolom, dan bentuk keseluruhan pencakar langit ini, para arsitek berharap dapat menegaskan keberlanjutan arsitektur Soviet dari Timur Dekat Kuno, India, dan budaya Tiongkok.

Alamat:

Universitas Negeri Moskow, Jalan Leninskiye Gory, Gedung 2 (Metro Universitet)

Apartemen di Tanggul Kotelnicheskaya, Kotelnicheskaya naberezhnaya 1/15 (Metro Taganskaya)

Apartemen di Kudrinskaya ploshchad, Kudrinskaya ploshchad 1 (Metro Barrikadnaya)

Hotel Ukraina (saat ini menjadi Radisson Royal), Kutuzocsky prospekt 2/1, Gedung 1 (Metro Kievskaya)

Apartemen Gerbang Merah, ulitsa Sadovaya-Spasskaya 21 (Metro Krasnye vorota)

Hotel Leningradskaya, ulitsa Kalanchevskaya 21/40 (Metro Komsomolskaya)

Gedung Kementerian Luar Negeri, Smolenskaya-Sennaya ploshchad 32/34 (Metro Smolenskaya)

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.