12 Tujuan Wisata yang Paling Sulit Diakses di Rusia

Gunung berapi Uzon di Semananjung Kamchatka merupakan simbol hutan rimba dan vulkanologi.

Gunung berapi Uzon di Semananjung Kamchatka merupakan simbol hutan rimba dan vulkanologi.

Lori / Legion Media
Kota mati Chechen, laut prasejarah, piramida shaman, dan tempat-tempat menakjubkan lain — bahkan untuk mengunjunginya saja sudah sebuah pencapaian.

Buruknya transportasi dan infrastruktur, tak meredupkan semangat para wisatawan yang hendak mengunjungi sudut-sudut terlupakan di Rusia. Sangat sulit mencapai tempat-tempat berikut ini, tapi RBTH akan memandu Anda ke 12 tempat unik yang tak diketahui banyak orang: hanya segelintir orang yang pernah melihatnya dengan mata kepala sendiri.

1. Ibukota Eskimo Kuno

Reruntuhan permukiman terbesar Eskimo, yang dihancurkan selama program 'konsolidasi desa' pada 1958.

Permukiman Naukan didirikan sekitar abad ke-14. Sebelum diusir, sekitar 400 orang tinggal di Naukan, terdiri dari 13 klan. Pengusiran tersebut membuat para penutur bahasa Eskimo dengan dialek Naukan tersebar luas. Beberapa dari mereka menikah dengan orang Chukchi, atau pindah ke tempat yang dihuni penutur bahasa Eskimo dengan dialek lain.

Foto: Lori / Legion MediaFoto: Lori / Legion Media
Kebudayaan paleo-Asiatik yang saling tumpang-tindih selama tiga milenium di tempat ini ditemukan akibat permafrost yang mendorong semua benda asing ke permukaan.

Satu-satunya kenangan dari budaya ini — budaya Eskimo — adalah tulang paus yang menyembul dari rerumputan pesisir dan sejumlah artefak tulang yang tidak diketahui usia dan manfaatnya.

Lokasi: Tanjung Dezhnev, Semenanjung Chukotka.

Rute: Ambil penerbangan dari Moskow ke Anadyr, kemudian ambil penerbangan biasa dengan maskapai Chukotavia ke Desa Lavrenty, lalu ke permukiman Uelen (penerbangan tergantung cuaca). Anda juga bisa menggunakan feri yang beroperasi di Selat Bering dari Juni hingga Agustus.

2. Laut Prasejarah

Satu-satunya situs pesona alam Rusia yang aksesnya dikontrol oleh lembaga pemasyarakatan.

Sebuah danau taiga yang keindahannya tak tertandingi, terhampar seluas 30 kilometer persegi, merupakan sisa laut prasejarah yang terletak di Republik Komi. Pada awal abad ke-20, sejumlah permukiman orang primitif ditemukan di tepi laut. Beberapa waktu kemudian, lembaga pemasyarakatan M-222, yang baru-baru ini dibubarkan, didirikan di sini.

Tak jauh dari sini, menurut sejumlah mitos, Yirkapa (pahlawan Komi)  wafat: ia kehilangan kekuatan gaibnya saat berburu, setelah ia gagal menyelamatkan putri penyihir yang diubah menjadi rusa kutub.

Lokasi: Distrik Knyazhpogostsky, Republik Komi.

Rute: Anda bisa menggunakan kereta jurusan Moskow-Vorkuta sampai stasiun Sindor, kemudian menyambung dengan mobil rel menuju kamp turis di lapas M-222, tiga kilometer dari danau. Rute ini dibangun oleh para tahanan dan lini ini masih di bawah yuridiksi Badan Pemasyarakatan Federal.

3. Kota Mati Chechen

Sebuah benteng Chechen abad pertengahan dan pemakaman yang hanya boleh dikunjungi dengan izin dari Badan Keamanan Federal (FSB).

Foto: RIA NovostiFoto: RIA Novosti

Tanjung pertemuan Sungai Argun dan Sungai Mechi-Khi yang lebih kecil ini dikelilingi oleh air es dari tiga sisi dan terhubung dengan pegunungan berbatu hanya dengan sebuah tanah genting sempit. Tsoy-pede, Kota Mati Chechen, pada dasarnya merupakan kuburan yang tak bisa diakses. Sebanyak 42 kuburan tertua di sini bertanggal abad ke-14, dan kabarnya area ini dibuat pada masa penyebaran wabah penyakit yang parah, ketika orang-orang datang ke sini secara sukarela untuk mati — tak ada orang, dan tak ada waktu, untuk mengubur orang mati.

Siapa pun yang menyambangi Tsoy-pede sekarang ini akan menemukan dua kolom altar pagan, swastika pelindung, salib dan spiral solar di dinding. Selain itu, gambaran figur manusia masih dapat dilihat dari bentuk menara penjaga. Area ini berjarak sangat dekat dengan Georgia sehingga Anda perlu mendapat izin dari FSB untuk mengunjungi Kota Mati ini.

Lokasi: Distrik Itum-Kalinsk, Republik Chechnya.

Rute: Anda bisa menggunakan taksi minibus dari Grozny ke pusat distrik Itum-Kali, lalu menumpang mobil orang (hitch-hiking) dan berjalan kaki. Izin dari FSB dibutuhkan untuk memasuki zona perbatasan.

4. Air Terjun Termuda di Dunia

Sebuah air terjun setinggi 160 meter ini baru ditemukan 35 tahun lalu.

Air terjun termuda, Uchar di Sungai Chulcha, baru ditemukan pada akhir 1970-an. Ia terbentuk dari hasil gempa bumi dashyat sekitar dua ratus tahun lalu.

Foto: Lori / Legion MediaFoto: Lori / Legion MediaJalur menuju Uchar terbilang rumit, Anda harus berjalan di atas tebing curam dan menyeberangi sejumlah arus pegunungan yang sebaiknya tak Anda lakukan jika tak didampingi instruktur. Turis yang sampai ke tempat ini tak boleh lupa akan alactagulus. Ketika perbekalan, ban mobil, rokok, uang, dan barang-barang lain tiba-tiba hilang, warga lokal biasanya menyalahkan hewan tersebut. Separuh tupai separuh jerboa, alactagulus benar-benar tak takut akan manusia dan bisa bergerak mendekati hingga sangat dekat.

Lokasi: Distrik Ulagansky, Republik Altai.

Rute: Menggunakan mobil dari Biysk ke permukiman Artybash (jalan berakhir beberapa kilometer sebelum titik akhir), lalu meluncur di atas Danau Teletskoye. Anda juga bisa mencapai tempat ini dari Gornoaltaysk: pertama cari tumpangan ke peternakan utama di Cagar Alam Altai, di pemukiman Yaylyu, lalu melanjutkan dengan berjalan kaki (butuh pemandu). Anda harus mendapat izin untuk mengunjungi Cagar Alam Altai.

5. Pusat Semesta

Sebuah area pertapaan kayu yang sangat terawat —Porzhensky Pogost (gereja dan pemakaman) — di situs pemujaan pagan.

Sebuah gereja kosong dikelilingi oleh sejumlah menara yang terlihat murung dari belakang, sementara di sekitarnya hanya ada bebatuan dan danau Karelia. Seperti kebanyakan bangunan umat Kristen, pertapaan yang dibangun pada 1780-an ini menempati lokasi pemujaan pagan — kapel utamanya serta tiga gereja di sekelilingnya dari periode yang sama berdiri segaris dari selatan ke utara secara geometris.

Menurut banyak komunitas sejarah, salah satu menara Porzhensky Pogost memiliki 'Aleph' dari cerita karya Borges, yang mendeskripsikannya sebagai lubang kunci dunia, yaitu tempat semua titik semesta bertemu.

Lokasi: Distrik Kargopolsky, Wilayah Arkhangelsk.

Rute: Anda bisa menggunakan kereta Moskow-Arkhangelsk (berangkat dari Stasiun Yaroslavsky) sampai Stasiun Nyandoma, lalu menyambung bus ke Kargopol, lalu bus lain dari Kargopol ke desa Maselga, dan berjalan kaki sejauh 15 kilometer.

 

6. Danau Pirus

Sebuah situs kecantikan alam yang terselip di pegunungan Altai.

Danau Taimenye terletak di ketinggian 1.600 meter, tapi pada musim panas airnya berubah menjadi sangat hangat, mencapai 27 derajat. Hal ini terjadi karena terjadi pencampuran lapisan air yang kuat di bawah danau, membuat terbatasnya penglihatan (hingga dua meter). Air Danau Taimenye memiliki warna pirus dan cekungannya terbentuk akibat pergerakan gletser kuno. Danau ini memiliki panjang 5,5 kilometer dan dikelilingi oleh lebih dari 250 danau kecil.

Sejak 1991, Danau Taimenye telah menjadi bagian dari Cagar Alam Biosfer Katun. Di danau ini, tumbuh 15 tipe tanaman yang masuk dalam Daftar Merah.

Lokasi: Pegunungan Altai. Tempat berpenghuni terdekat adalah desa Multa.

Rute: Anda bisa mencapai Danau Taymenye dari Danau Multa, sekitar tiga hingga empat hari menunggang kuda, kemudian berjalan kaki selama dua hingga tiga hari.

7. Gua Harta Karun Pugachev

Gua yang belum tersentuh ini dikabarkan menyimpan harta karun Yemelyan Pugachev.

Jalur menuju Gua “Averkina Yama” ialah berupa celah selebar 20 meter yang ditumbuhi hutan, di sisi kiri Sungai Ay — dari sisi ini gua sama sekali tak terlihat. Di dalam gua terdapat dua gua kecil seluas sepuluh dan 20 meter persegi dan danau bawah tanah dengan air serta memiliki temperatur di atas nol derajat sepanjang tahun. Pada 1920-an, penduduk gua dikenal sebagai Averky oleh masyarakat sekitar. Ada mitos terdapat harta karun berupa emas milik Yemelyan Pugachev, salah satu orang paling terkenal yang berpura-pura takhta di Kekaisaran Rusia dan pemimpin Perang Petani pada akhir abad ke-18.

Ekspedisi tahunan ke gua ini berhasil menemukan palung yang dipahat dari kayu di Averkina Yama — sisa pipa kuno yang manfaatnya masih belum diketahui hingga saat ini.

Lokasi: Wilayah Chelyabinsk, tepi Sungai Ay.

Rute: Menggunakan taksi minibus nomor 517 dari Chelyabinsk ke kota kecil Satka, dan dari sana menyambung dengan bus lokal menuju desa kecil Aylino. Dari sana, Anda bisa berjalan kaki sendiri.

8. Desa Terbengkalai di Laut Putih

Unezhma – sebuah desa terbengkalai di Laut Putih.

Unezhma, yang didirikan pada awal abad ke-16, pernah menjadi salah satu stasiun utama rute pos Pomor. Kala itu, terdapat 80 keluarga di desa ini dengan populasi berjumlah 500 orang. Penduduk asli (Pomor) bertahan hidup dengan memancing, berburu anjing laut, serta mengekstrak garam. Masih ada 'usolya' terbengkalai, yaitu tempat garam dievaporasi dari air, di pinggiran Unezhma.

Foto: Lori / Legion MediaFoto: Lori / Legion MediaPada masa pascaperang (akhir 1940-an), desa ini mulai menyusut: hanya ada 12 orang yang bertahan di desa ini dan satu-satunya telepon di desa ini berhenti berfungsi saat pemiliknya meninggal. Kabel telepon perunggu yang dipasang sebelum perang dijual oleh penduduk. Perempuan terakhir di desa ini, Olga Kukoleva, lahir pada 1914, meninggal tahun lalu. Desa ini kini hanya dikunjungi pada musim panas oleh cucu-cicit bekas penduduk desa dan petualang yang tertarik melihat pemakaman misterius dan sisa-sisa rumah kayu kuno yang miring.

Lokasi: 20 kilometer dari stasiun Unezhma, di Tanjung Brannits, Laut Putih.

Rute: Menggunakan kereta dari Murmansk atau Arkhangelsk ke stasiun Unezhma, lalu berjalan kaki. Alternatifnya, jalur laut dari desa tetangga Nyukhchi atau Maloshuiki, jika ada penduduk yang bersedia memberi Anda tumpangan di kapalnya.

9. Pulau Paling Utara di Rusia

Tanjung Fligel di Pulau Rudolf, titik paling utara Eurasia.

Pulau Rudolf, yang dilapisi es seluruhnya, merupakan pulau paling utara di Franz Josef Land dan titik paling utara di Arktik Soviet. Tempat ini ditemukan pada 1874 oleh seorang petualang Austria yang melakukan ekspedisi ke Kutub Utara naik kapal Tegethof. Pulau kecil seluas 300 kilometer persegi ini disebut sebagai 'miniatur Arktik Rusia'. Salah satu stasiun meteorogis kutub pertama Soviet dibuka di musim panas 1932 di Teluk Teplits, Pulau Rudolf, 900 kilometer dari Kutub Utara.

Lapangan udara untuk penerbangan ke Kutub Utara dan benua dibangun empat kilometer dari sini, di gugusan es. Pada 1995, stasiun tersebut akhirnya berhenti digunakan.

Lokasi: Di bagian utara Franz Josef Land, distrik Primorsky, Wilayah Arkhangelsk.

Rute: Hanya melalui jalur laut dan dalam kelompok yang terorganisasi, melalui agen perjalanan di Arkhangelsk (dapat ditemukan di sana).

10. Biara Ortodoks Paling Utara

Tak ada jalan yang bisa dilewati untuk mencapai biara Epifani Kozheozersky, yang terletak di sudut terpencil distrik Onezhsky.

Biara ini terletak 110 kilometer dari stasiun Nimenga. Jika Anda bertemu dengan supir truk kayu, ia bisa memberi Anda tumpangan untuk memulai dari rute hutan. Namun, Anda masih perlu berjalan sejauh 30 kilometer. Lalu, Anda harus membuat api di tepi danau dan menunggu hingga ada menyadarinya dari sisi seberang dan mengirim kapal dari biara.

Selain jalan, biara ini juga masih sangat kesulitan listrik dan sarana komunikasi. Namun, tiap tahun biara menyambut puluhan peziarah, banyak di antaranya yang tinggal di sini seumur hidup.

Kepala Biara Kozheozersky, Pendeta Mikhei (Micah), dilahirkan di Sergiyev Posad. Ia lulus dari Sekolah Paduan Suara Negara Sveshnikov Moskow dan menyanyikan Holy Synod yang didirikan di bawah Patriarki Moskow pada 1998.

Lokasi: Kozhozero, Distrik Onezhsky, Wilayah Arkhangelsk.

Rute: Menggunakan kereta dari Onega ke stasiun Nimenga, lalu menumpang mobil hingga ke titik awal rute hutan dan berjalan sejauh 30 kilometer menuju Kozhozero.

 

11. Piramida Shaman

Monumen arsitektur primitif yang belum dipelajari di situs yang dikeramatkan oleh para cenayang.

Nama Teluk Ryty (arti: menggali) berasal dari fakta bahwa seluruh permukaannya silang-menyilang dengan sungai dan arus yang menjadi bagian dari Cagar Alam Baikal-Lena. Anda dilarang menurunkan penumpang di sini dan para penduduk Buryat yang tinggal di sini beranggapan mereka harus membatasi akses bagi orang asing.

Para sejarawan belum tahu siapa yang membangun dinding batu sepanjang 333 meter di Ryty dan menghiasinya dengan batu dan piramida menunjuk ke titik kardinal, kapan dan mengapa.

Permukiman Onguryona, yang dihuni oleh para Buryat, terletak di Teluk Ryty, tepat di sisi Danau Baikal. Masyarakat sekitar dikenal akan ketajaman teknisnya: satu-satunya lokomotif uap di Rusia ditinggalkan pada masa Perang Dunia II di desa ini, dan kini diubah menjadi pembangkit energi.

Ketika angin Sarma bertiup, udara menjadi sangat jernih dan menciptakan 'lensa optik Baikal', pemandangan yang hanya bisa dilihat dari jarak lebih dari 150 kilometer dan puncak pohon setinggi 50 kilometer.

Lokasi: Pesisir Danau Baikal

Rute: Menggunakan bus dari Irkutsk ke kamp turis Zama, lalu berjalan kaki ke desa Onguryona (Anda juga bisa menumpang, tapi tak ada jasa transportasi reguler), lalu berjalan kaki. Anda juga bisa menggunakan kapal motor Kometa sampai Tanjung Yelokhin, melintasi rute Irkutsk–Nizhneangarsk, lalu berjalan kaki.

12. Minyak Gunung Berapi

Gunung berapi Uzon di Semananjung Kamchatka merupakan simbol hutan rimba dan vulkanologi.

Gunung berapi Uzon terletak di Cagar Alam Kronotsky, di selatan danau dengan nama yang sama. Distrik ini merupakan tempat minyak termuda di dunia diproduksi. Salah satu kaldera terbesar di Kamchatka — seluas 1,65 kilometer dan kini dipenuhi Danau Dalny — terletak di bagian timur kawah berapi (dengan total area seluas 150 kilometer persegi). Di dataran tinggi di sekitar gunung berapi,  terdapat ratusan kolam uap yang terjadi akibat ledakan bahan kimia, yang berada di antara semak hijau dan tundra kecoklatan.

Bagian barat memiliki sekitar 600 mata air. Flora dan fauna juga sangat beragam dan bewarna. Sejumlah alga dan bakteria yang tinggal cukup nyaman menarik perhatian khusus para ilmuwan.

Lokasi: Di selatan Cagar Alam Biosfer Kronotsky, Semenanjung Kamchatka.

Rute: Hanya dengan helikopter atau berjalan kaki. Anda bisa terbang dari bandara terdekat, Yelizovo, butuh sekitar satu setengah jam.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.