Empat Film Terbaik Karya Nikita Mikhalkov, Sutradara Rusia Legendaris

TASS
Nikita Mikhalkov, sutradara Rusia paling terkenal yang masih hidup, menginjak usia 70 tahun pada Rabu (21/10). Ia sudah tiga kali masuk nominasi Oscar untuk Film Asing Terbaik dan pada 1995 meraih penghargaan untuk film Burnt by the Sun, yang jalan ceritanya diambil pada masa era Stalinis. Banyak kritikus membandingkan film tersebut dengan film klasik karya Victor Fleming Gone with the Wind (1939). RBTH akan mengulas film-film legendaris karya sang sutradara.

Slave of Love, 1975

Salah satu film tersukses pertama Mikhalkov adalah sebuah drama mengenai pemain film bisu yang kabur bersama kru filmnya dari Moskow yang baru ditangkap kaum Bolshevik, untuk membuat film di Laut Hitam, berharap mimpi buruk itu segera berakhir. Film ini menggambarkan ilusi para kaum intelek dengan sempurna, yang baru bangun untuk menghadapi realitas getir. Dengan penuh ironi, Mikalkov menciptakan kembali absurditas 'proses kreatif', mengombinasikan adegan-adegan yang disorot dengan melodrama yang apik.

Melalui film Slave of Love, Mikhalkov mengembangkan ciri khasnya yang familiar: nostalgia atas nilai-nilai yang hilang dari para intelek Rusia dan detail kemunduran hidup ke masa lalu. Pemain protagonis dalam film ini jatuh cinta dengan cameraman, yang ternyata merupakan anggota bawah tanah Bolshevik.

Film ini dibuat pada pertengahan 1970-an, dan sesuai dengan ide pada masa itu, pada akhirnya sang protagonis ikut percaya bahwa ideologi Bolshevik hadir untuk kebaikan. Ketika Penjaga Putih menembak kekasihnya di depan matanya, ia berteriak: "Anda binatang, Tuan!"

Film ini menarik perhatian masyarakat Soviet dan memenangkan Piala Sutradara di Teheran, dipuji oleh para kritikus di New York dan Los Angeles serta mendapat penghargaan tertinggi dari National Board of Review, AS. Elena Solovei, aktris utama film ini, tinggal di AS sejak tahun 1991 dan menjadi guru akting.

An Unfinished Piece for the Mechanical Piano, 1977

Salah satu film adaptasi terbaik dari karya Chekhov, film ini dibuat berdasarkan pertunjukan Platonov dan dari motif yang diambil dari beberapa cerita. Mikhalkov membalut pemikiran Chekhov mengenai gairah altruistik kaum intelek yang tak berarti dan tak berguna dengan humor hangat dan nostalgia, melalui percakapan antara 'rakyat jelata' dengan para intelek mengenai kehidupannya yang berat.

Protagonis film, yang pernah terobsesi dengan ide melayani masyarakat, harus menghadapi hancurnya mimpi romatisnya dan ketidakbergunaannya, bahkan mencoba bunuh diri. Melodi khas Mikhalkov mengalir dalam gambar: puisi kehidupan elit Rusia yang bergerak ke masa lalu.

Film ini menerima banyak penghargaan internasional, termasuk Big Golden Shell di Festival Film San Sebastian, Golden Hugo di Festival Film Internasional Chicago, serta David di Donatello di Italia.

Dark Eyes, 1987

Dark Eyes merupakan film Mikhalkov yang paling terkenal di luar Rusia. Dalam film ini, sang sutradara kembali mengangkat cerita karya Chekhov, cerita pendeknya yang terkenal: Lady with a Lapdog. Cerita tersebut mengisahkan pertemuan antara seorang pegawai bank di Moskow yang sukses dengan perempuan desa yang sudah menikah di sebuah resor pinggir laut secara tak sengaja, dan mengenai cinta tak terduga yang menjadi kisah tragis antara gairah dan kewajiban terhadap keluarga.

Mikhalkov mengambil film ini bersama kru Italia dan jelas memperhitungkan audiens internasional. Marcello Mastroianni yang legendaris diundang menjadi pemain utama dan film ini berlokasi di Italia, di mana sang bon vivant Italia bertemu dengan sang perempuan Rusia.

Paham betul siapa yang akan menjadi penonton filmnya, Mikhalkov memanfaatkan legenda paling populer mengenai karakter Rusia, memadukan eksotika Rusia dengan lagu-lagu gipsi dalam film tersebut.

Perhitungan tersebut berbuah manis: film sangat sukses di luar negeri, Mastroianni menerima penghargaan sebagai pemain pria terbaik di Cannes dan dinominasikan untuk Piala Oscar. Duetnya dengan aktris Rusia Elena Safonova menerima penghargaan David di Donatello dan film ini masuk nominasi Golden Globe.

Burnt by the Sun, 1994

Ini adalah film yang paling sukses mengenai trilogi Komandan Divisi Kotov (diperankan oleh Mikhalkov), seorang komunis yang setia, salah satu orang kepercayaan Stalin, namun tepat sebelum perang, sama seperti para 'peliharaan' diktator, ditangkap.

Film ini mengisahkan dilema moral yang dihadapi semua orang di era Stalin, mengenai kejinya tirani, bahayanya makna ganda dalam setiap situasi, dan tiap pernyataan polos. Ini adalah tentang bagaimana bahkan orang terbaik di Rusia sekalipun dilukai di kamp, terpisah dari keluarga, dan bagaimana ia mungkin tak akan pernah bisa bertemu dengan mereka lagi.

Film ini mengekspresikan talenta terbaik Mikhalkov. Burnt by the Sun menerima penghargaan Gran Prix di Cannes dan Piala Oscar sebagai Film Asing Terbaik. Peter Flannery dari Inggris mengadopsi film ini menjadi sebuah pertunjukan teater yang ditampilkan pertama kali di London pada 2009.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.