Wisata Ekstrem di Ural: Tapak Tilas Perjalanan Mematikan ke Dyatlov

Foto:  Dmitry Serkov / Flickr

Foto: Dmitry Serkov / Flickr

Kisah kematian sembilan turis Soviet di Ural Utara pada tahun 1959 masih menjadi misteri terbesar abad ke-20 yang belum terpecahkan. Banyak wisatawan yang tertarik mengunjungi lokasi kejadian tragis tersebut untuk mencari tahu penyebab kecelakaan nahas yang misterius itu.

Sejak dulu, Uni Soviet memiliki pesona wisata yang tak terkalahkan. Jumlah peminat wisata di negara tersebut pun mencapai angka yang menakjubkan. Pada 1975, Uni Soviet memiliki lebih dari seratus ribu atlet berkualitas, dan lebih dari 600 di antaranya menyandang gelar Master of Sport Tourism (Master Pariwisata Olahraga). Sementara di masa Rusia modern, wisata outdoor kembali bangkit setelah kejatuhannya pada tahun 1990-an, dan kegiatan bernyanyi di depan api unggun, bermalam di bawah tenda kanvas, serta bertualang bermodal ransel pendaki sekali lagi menjadi tren yang diminati masyarakat.

Minat para petualang Rusia menjelajahi Pegunungan Ural Utara pun kembali meningkat, terutama menuju lokasi kecelakaan yang mengakibatkan tewasnya sembilan orang mahasiswa Institut Politeknik Ural pada 1959 yang mengejutkan seluruh negeri. Hingga hari ini, lokasi tersebut menarik perhatian pengunjung dan agen travel dari seluruh Rusia.

Tujuan ekspedisi terakhir Igor Dyatolov adalah melintasi 350 kilometer membelah Ural Utara, sepanjang rute ski "Kategori III" (tersulit) ke Gunung Ototren (dalam bahasa lokal Mansi, Ototren berarti "Jangan ke sana"). Pada 12 Februari 1959, sekelompok pendaki gagal mencapai Desa Vizhai, titik akhir yang dijadwalkan pada rencana perjalanan mereka. Mereka terakhir diketahui berada di lereng Gunung Kholat Syakhl ("Pegunungan Kematian" dalam bahasa Mansi) pada tanggal 1-2 Februari 1959.

Tempat kematian tim turis Igor Dyatlov.

Terdapat banyak asumsi mengenai penyebab kematian mereka: ada yang mengatakan itu kecelakaan, ada pula yang mengaitkannya dengan aktivitas supranatural. Sejauh ini, belum ada teori yang terbukti, dan sepertinya memang tak akan pernah terbukti. Insiden fatal di Ural Utara ini masih menjadi misteri terbesar yang tak terpecahkan di abad ke-20, dan membuat ratusan turis tertarik melakukan perjalanan ke Pegunungan Kematian untuk menguraikan misteri tersebut.

Gunung Kholat Syakhl menempati di posisi puncak dalam daftar zona kematian yang tak terjelaskan di Rusia: 27 orang kehilangan nyawanya dalam seratus tahun terakhir. Selain kematian di Dyatlov Pass pada 1959, terjadi tiga kecelakaan udara yang menewaskan sembilan orang pilot dan geolog pada 1960. Pada 1961, jenazah sembilan turis dari Leningrad ditemukan. Sebuah helikopter yang mengangkut sembilan penumpang juga pernah mengalami kecelakaan saat mendekati Gunung Kholat Syakhl, namun untungnya tak ada korban tewas. Banyak yang menyebutkan, angka sembilan memiliki kaitan yang mengerikan dengan tempat ini.

Meski Gunung Kholat Syakhl masih menjadi salah satu tempat yang paling sulit dijangkau di Rusia, daya tariknya pun tak pernah pudar. Kini, para turis bisa mencapai gunung ini dengan melalui beberapa akses.

Rute Pendakian dan Rute Ski Lintas-Negeri (Sepanjang Tahun)

Rute ke Kawah Manpupuner—salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO—berada di Dyatlov Pass. Perjalanan menembus rute tersebut membutuhkan waktu 14 hari. Rute sepanjang 1.290 kilometer dari Yekaterinburg dibuat untuk kendaraan off-road, diikuti dengan rute jalan kaki sejauh 156 kilometer (menggunakan rute ski lintas alam pada musim dingin). Pengunjung dapat menempuh jarak sekitar 20 kilometer per hari. Setelah melintasi Pegunungan Kematian, Anda dapat menginap di Dyatlov Pass untuk mengembalikan semangat Anda.

Mobil Salju atau Kendaraan Off-Road

Perlu waktu sekitar satu minggu untuk melintasi rute mobil salju sepanjang 400 kilometer melalui Pegunungan Ural Utara menuju Desa Ushma. Turis yang nekad bisa menyewa mobil off-road pada musim panas atau pada masa yang kurang diminati. Desa Ushma masih memiliki sisa-sisa jejak kamp Gulag, yang didirikan pada 1938 di sini. Desa Ushma berada cukup dekat dengan Desa Vizhai, titik akhir yang dijadwalkan pada ekspedisi Dyatlov 1959.

Wisata UFO

Selain perjalanan menuju Dyatlov Pass, sejumlah agen wisata lokal juga menyediakan perjalanan menuju Desa Ivdel, yang—menurut para pakar di bidang pengelihatan penerbangan luar angkasa—merupakan pusat aktivitas UFO di Bumi.

"Setiap bulan kami selalu mendapat laporan dari para penduduk desa mengenai kilauan cahaya aneh di langit, dan itu bukan pesawat yang lewat atau kilatan Cahaya Utara. Sejauh ini, tak ada penjelasan logis mengenai fenomena ini," terang salah satu perusahaan tur lokal. Bagi Anda yang tertarik mengunjungi desa ini, Anda harus mendaftarkan diri ke Kementerian Situasi Darurat sebelum melakukan perjalanan ke sini.

Kontak untuk Situasi Darurat:

1. Markas Departemen Urusan Pertahanan Sipil, Darurat, dan Eliminasi Konsekuensi Bencana Alam Rusia Wilayah Sverdlovsk, (343) 2174409, gu-mchs@mail.ru, 8a ul. Karl Liebknecht,

2. Tim SAR Volga-Ural (343) 2619031

3. Tim SAR Sverdlovsk, (343) 2971100, pss@mchs.epn.ru, ul. Novinskaya No. 10

4. Tim SAR Ivdel, (34316) 22040, wilayah Sverdlovsk, Town of Ivdel, Mikhanoshina ul No. 74

5. Tim SAR Ivdelsky (34 216) 23 241, wilayah Sverdlovsk, Kota Ivdel, ul. 8 March No. 31

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.