Rayakan Hari Rusia Sedunia, Rusia Gelar Konser di Beijing Hingga New York

Paduan Suara Pyatnitsky dalam sebuah penampilan di Bolshoi Theater. Foto: Vladimir Pesnya/RIA Novosti

Paduan Suara Pyatnitsky dalam sebuah penampilan di Bolshoi Theater. Foto: Vladimir Pesnya/RIA Novosti

Hari ini, Jumat (12/6), Rusia merayakan 25 tahun peresmian Deklarasi Kedaulatan Negara Federasi Rusia dengan menggelar sejumlah konser di New York, Paris, Yerusalem, Rio de Janeiro, dan Beijing.

Lima orkestra, paduan suara, dan ansambel ternama dari Rusia akan tampil dalam konser tersebut sebagai bagian dari proyek budaya internasional “Hari Rusia Sedunia”, demikian disampaikan pihak penyelenggara dalam konferensi pers di Moskow.

Konser tersebut akan diselenggarakan secara berurutan pada tanggal 12 Juni di berbagai belahan dunia. Pertama, paduan suara St. Petersburg State Capella Choir akan membuka rangkaian konser di National Center for the Performing Arts Beijing, di bawah arahan Alexander Chernushenko.

Menurut direktur proyek ini Yury Laptev, “Tiongkok secara khusus meminta paduan suara St. Petersburg State Capella Choir yang tampil. Sungguh membanggakan paduan suara ini dikenal dan dicintai di Beijing.”

Paduan suara kenamaan tersebut akan memainkan beberapa lagu, antara lain Kamarinskaya karya Mikhail Glinka, Capriccio Espagnol karya Nikolay Rimsky-Korsakov, serta dua Kantata: Moscow karya Pyotr Tchaikovsky dan Alexander Nevsky karya Sergei Prokofiev. Konser tersebut akan disiarkan secara langsung oleh salah satu saluran televisi Tiongkok.

Setelah konser di Beijing berakhir, Pyatnitsky State Academic Russian Folk Choir akan membuka penamilannya di Yerusalem, diikuti oleh penampilan Sveshnikov State Academic Russian Choir di Salle Gaveau, Paris.

Pyatnitsky State Academic Russian Folk Choir - Popurri. Sumber: Alexander Klishin/YouTube

Direktur Artistik Paduan Suara Sveshnikov Yevgeny Volkov menyatakan, banyak lagu dari gelombang pertama emigrasi Rusia yang dibawakan oleh mereka, yang sering terdengar di Paris pada awal abad ke-20, saat Feodor Chaliapin, Alexander Vertinsky, dan paduan suara Rusia tampil di Paris.

Selain itu, mereka juga akan menampilkan aransemen lagu Le Chant des Partisans karya komposer Aram Khachaturian untuk pertama kalinya.

Setelah konser di Paris usai, ansambel Soloists of St. Petersburg akan memulai penampilannya dipandu oleh Antonio Vivaldi di Teater Municipal Rio de Janeiro (Teatro Municipal do Rio de Janeiro), membawakan Mozart’s Piano Concerto No. 17 dan Serenade for Strings karya Tchaikovsky.

Konser Hari Rusia Sedunia akan ditutup di Carnegie Hall New York. St. Petersburg Philharmonic Orchestra akan menampilkan Symphony No. 4 Tchaikovsky dan Symphony No. 5 Dmitri Shostakovich di panggung tersebut.

Pihak penyelenggara berencana memperluas cakupan konser ini di tahun-tahun mendatang, baik dari segi lokasi maupun lingkup artistik. Tahun depan, mereka hendak menggelar konser di di London, Wina, Berlin, serta San Paulo, dan akan menampilkan pertunjukan teatrikal, balet, serta pameran seni.

Nikolai Alexeyev: Tidak Takut

Wakil Direktur Artistik St. Petersburg Philharmonic Orchestra Nikolai Alexeyev akan menggelar konser di Carnegie Hall. Dalam wawancara bersama RBTH, ia menyatakan tidak takut akan adanya potensi demonstrasi terkait konflik Ukraina pada Hari Rusia di New York.

“Saya tak mau membicarakan hubungan Rusia-Amerika, saya lebih suka membicarakan bagaimana interaksi musisi Rusia dan para hadirin Amerika. Ketika Carnegie Hall dibuka pada 1891, Pyotr Ilyich Tchaikovsky memimpin salah satu konser pertama yang digelar di sana. Sejak itu, para solois dan konduktor Rusia tampil di sana secara rutin, termasuk St. Petersburg Philharmonic Orchestra. Kami selalu menantikan untuk bertemu kembali dengan para penonton Amerika yang luar biasa.”

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.