Enam Kota Kecil Tatarstan yang Layak Dikunjungi

Nizhnekamsk. Foto: Lori Images, Legion Media

Nizhnekamsk. Foto: Lori Images, Legion Media

Tatarstan memilik banyak lokasi bersejarah, namun sebagian besar luput dari perhatian masyarakat awam. Kali ini, RBTH akan membahas beberapa tempat menarik yang kurang populer, yang bisa Anda kunjungi saat datang ke Tatarstan.

“Bez Buldırabı!” (Kita Bisa!), merupakan slogan tidak resmi Tatarstan yang populer. Tatarstan merupakan salah satu republik Rusia yang terdepan dalam hal keberagaman etnis, bahasa, serta agama penduduknya. Penduduk Tatarstan digambarkan sebagai rakyat yang bersatu dalam keanekaragaman dan selalu bersemangat.

Dulu, Tatarstan merupakan tempat ‘pelarian’ para seniman dan penyair terkenal dari berbagai daerah Rusia selama masa perang dan kebingungan. Beberapa barang merek Soviet yang paling ikonik pun masih diproduksi di sana hingga saat ini.

Sebagai salah satu destinasi wisata Rusia, Tatarstan remain dikunjungi pelancong dari berbagai belahan dunia. Namun, sebagian besar pengunjung berduyun-duyun datang ke Kazan, padahal banyak kota kecil yang menarik untuk disinggahi di republik tersebut. Maka itu, kami hendak memberi referensi enam kota Tatarstan yang layak Anda kunjungi, selain Kazan.

Bugulma

Bugulma berbatasan dengan Orenburg yang terletak di bagian selatan Republik Tatarstan. Kota ini merupakan tempat kelahiran penyanyi pop Alsou Abramova yang menjadi juara kedua kontes pop Eurovision tahun 2000. Selain itu, penulis novel satir populer “The Good Soldier Švejk” asal Ceko Jaroslav Hasek, sempat menghabiskan tiga bulan di Bugulma sebagai tenaga medis selama Perang Sipil Rusia pada 1918. Nama dan buku karya Hasek kemudian diabadikan di museum Bugulma.

Tokoh lain yang sempat tinggal di Bugulma adalah aktor Aleksey Batalov yang dikenal sebagai pemeran utama film “The Cranes are Flying” (1957) dan “Moscow Does Not Believe in Tears” (1979). Ia dan ibunya, Nina Olshevskaya, mantan murid seniman Stanislavsky, mengungsi ke Bugulma selama masa perang. Batalov memulai kariernya di kota ini melalui teater lokal. Pada 2008, teater tersebut diganti nama menjadi Teater Aleksey Batalov Bugulma untuk menghormatinya.

Bulgar

Bulgar. Foto: Lori Images, Legion Media

Di sepanjang Sungai Volga, sebelah selatan Kazan, terdapat pemukiman yang pernah beberapa kali menjadi ibukota Volga Bulgar antara abad ke-7 dan ke-15. Bulgar merupakan sebuah kota kecil yang dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada 2014 ini.

Kota tersebut memiliki masjid tua yang menjadi lambang penerimaan Islam oleh orang Volga Bulgar pada abad 22 SM.  Kini, Bulgar merupakan tujuan populer bagi para peziarah Muslim di Tatarstan.

Chistopol

Selama Perang Dunia II, Chistopol menjadi tempat yang aman bagi anggota Serikat Penulis Uni Soviet. Penulis seperti Boris Pasternak, Anna Akhmatova, dan Leonid Leonov, tinggal dan bekerja di sini selama beberapa tahun. Kehidupan Pasternak bahkan diabadikan dalam museum.  

Chistopol. Foto: Lori Images, Legion Media

Kota ini juga merupakan rumah bagi pabrik jam Vostok, yang didirikan pada 1941. Pabrik Vostok adalah salah satu dari segelintir pabrik di dunia yang masih membuat jam tangan dari awal sampai akhir. Selain itu, di Chistopol terdapat salah satu masjid kayu tertua di Rusia.

Anatoly Marchenko, salah satu pembangkang Uni Soviet yang paling menonjol, meninggal di rumah sakit penjara Chistopol pada usia 48, setelah mogok makan selama tiga bulan. Kematiannya berpengaruh dalam meyakinkan Mikhail Gorbachev untuk membebaskan para tahanan politik dalam skala massal pada 1987. Marchenko dimakamkan di Novoe Russkoe Kladbishche.

Naberezhnye Chelny

Naberezhnye Chelny. Foto: Lori Images, Legion Media

Pabrik truk Kamaz, yang menghasilkan kendaraan pencatat rekor dengan memenangkan Rally Dakar dua belas kali, terdapat di kota ini. Museum Sejarah Kota Naberezhnye Chelny bahkan memiliki bagian pameran khusus yang memajang truk Kamaz.

Naberezhnye Chelny juga merupakan kota asal band metal pagan Alkonost. Band yang terkenal di kancah internasional tersebut sering menyelenggarakan konser lokal di sini.

Naberezhnye Chelny. Foto: Lori Images, Legion Media

Kota kecil ini menjadi salah satu tempat utama untuk merayakan Sabantuy, sebuah festival musim panas Bashkir, Tatar dan Idel-Uralian (biasanya dirayakan pada akhir Juni) yang berasal dari zaman Volga Bulgar. Naberezhnye Chelny juga memiliki patung besar yang didedikasikan untuk penyair Rusia Vladimir Vysotsky serta sebuah dolphinarium.

Nizhnekamsk

Nizhnekamsk, kota terbesar ketiga di Republik Tatarstan, merupakan salah satu pusat petrokimia terbesar Rusia. Mereka memiliki tim hoki KHL, HC Neftekhimik, yang bermain di divisi tertinggi Rusia. Kota ini juga memiliki kebanggaan tersendiri karena merupakan kota keenam Rusia di luar Moskow yang memiliki McDonald’s.

Yelabuga

Yelabuga. Foto: Lori Images, Legion Media

Yelabuga dikenal sebagai salah satu kota Tatarstan yang paling indah. Kota ini merupakan tempat kelahiran Ivan Shishkin, seorang pelukis alam terkenal yang diasosiasikan dengan gerakan peredvizhniki (pengembara atau pelancong) pada 1800-an. Sebuah museum didedikasikan untuk Shishkin.

Penyair Marina Tsvetaeva, yang dianggap salah satu penyair terbaik dari sastra Rusia di abad ke-20, mengungsi ke Yelabuga pada masa perang. Ia kemudian bunuh diri dengan menggantung diri pada 1941 dan dimakamkan di pemakaman kota. Tsvetaeva juga memiliki kompleks museum di kota ini.

Nadezhda Durova, perwira militer perempuan pertama Rusia selama Perang Napoleon sempat tinggal di Yelabuga antara 1831-1866. Kisah Durova, yang menyamar menjadi laki-laki, diangkat menjadi film Hussar Ballad oleh Eldar Ryazanov. Ia juga menjadi inspirasi bagi pertunjukan drama dan opera. Memoar Durova, “The Kalvari Maiden”, telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan merupakan salah satu otobiografi pertama yang muncul dalam bahasa Rusia. Durova juga memiliki museum yang mengabadikan hidupnya.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.