Tujuh Penjelajah Terhebat dalam Sejarah Rusia

Vitus Bering, ilustrasi abad ke-19. Foto: Wikipedia

Vitus Bering, ilustrasi abad ke-19. Foto: Wikipedia

Rusia adalah ‘taman bermain’ yang luas bagi para petualang. Banyak penjelajah nekat yang mendatangi sudut-sudut negara tersebut untuk sekedar mencari bulu binatang, menemukan muara sungai, bahkan menyentuh sisi samudra. Berikut tujuh penjelajah liar pemberani dari Rusia yang yang paling terkenal.

Ivan Moskvitin

Moskvitin pertama kali disebut pada 1826 sebagai penjelajah yang tinggal bersama bangsa Cossack di Tomsk. Satu dekade kemudian, ia pergi menuju Yakutsk bersama lebih dari 50 laki-laki dan sampai ke Laut Okhotsk yang berada di antara Kamchatka dan Magadan. Hal tersebut membuat ia menjadi orang Rusia pertama yang mencapai Samudera Pasifik. Sisa hidupnya dihabiskan untuk menjelajahi beberapa sungai, mempelajari suku-suku lokal, dan mencari dukungan untuk ekspedisi militer ke wilayah Amur. Ia pergi ke Moskow dan kembali lagi ke Tomsk pada 1647 setelah mendapatkan pangkat Ataman. Setelah itu, nasibnya tidak diketahui.

Pyotr Beketov

Beketov lahir pada tahun 1600 dan meninggal di usia 61 tahun. Ia adalah seorang pengawal sebelum dikirim ke Siberia pada 1627. Ia ditugaskan sebagai pemimpin militer untuk mengambil upeti dari bangsa Buryat. Hal itu membuat Beketov menjadi orang Rusia pertama yang memasuki Buryatia. Pada 1632, ia dan kelompok Cossack-nya mendirikan benteng di wilayah yang kini disebut Yakutsk. Ia mendirikan beberapa benteng tambahan dan menarik pajak untuk Moskow. Pada 1640, ia mengalihkan tugasnya dan ditunjuk sebagai komandan Cossack.

Pada awal 1650-an, ia pergi ke Buryatia untuk melakukan misi baru dan mendirikan Chita (1653) serta Nerchinsk (1654) yang berada tidak jauh dari sana. Pada 1655, ia dikepung oleh orang-orang Buryat, tetapi berhasil melarikan diri dan sampai di Tobolsk sekitar 1661. Ia  kemudian bertemu dengan Avvakum, seorang pemimpin yang menganut Keyakinan Lama, namun menolak berpindah kepercayaan ke Gereja Ortodoks.

Yermak Timofeyevich

Yermak Timofeyevich. Foto: Wikipedia

Yermak lahir antara tahun 1532 – 1542 dan meninggal pada 1584. Masa awal kehidupannya tidak banyak diketahui. Saat Ivan yang Mengerikan memerintahkan keluarga Stroganov untuk merancang ekspedisi ke Siberia, Yermak telah bekerja dengan keluarga saudagar tersebut beberapa kali sebagai perompak sungai. Ia kemudian berangkat melakukan ekspedisi bersama kurang lebih 840 pria sekitar tahun 1582, dari sebuah benteng di dekat Perm.

Ia mengalahkan tentara Kuchum Khan, seorang khan terakhir Siberia dan keturunan Genghis Khan di Qashliq, dengan menguasai benteng abad pertengahan yang terletak 17 kilometer dari Tobolsk. Setelah itu, kekuatan Yermak berkurang dan terjadi masalah logistik, namun ia berhasil merebut hati masyarakat Ostyak dan mereka pun bersumpah setia kepadanya. Selama masa damai yang singkat, Yermak menuju ke selatan untuk mendapatkan dukungan para pangeran lokal, sementara salah satu anak buahnya berangkat ke Moskow untuk membawa berita kepada sang Tsar dan kembali dengan bala bantuan. Pada 1584, Yermak dan sejumlah anak buahnya disergap dan dibunuh oleh tentara yang loyal pada Kuchum Khan.

Semen Dezhnev

Semen Dezhnev. Foto: Wikipedia

Dezhnev lahir pada 1605 dan wafat di usia 68 tahun. Ia lebih mirip dengan Leif Erikson daripada Christopher Columbus. Dezhnev awalnya direkrut sebagai agen pemerintah, melayani beberapa kota di Siberia. Ia pergi ke Yakutia sekitar tahun 1639, mengambil upeti, lalu mendirikan sebuah benteng di tempat yang dulu merupakan batas timur daratan Rusia.

Pada 1648, beberapa ekspedisi dilakukan untuk menjelajahi tempat-tempat di Rusia bagian utara dan Timur Jauh. Kemungkinan besar Dezhnev menyisir Sungai Kolyma sebelum berlayar ke Samudera Arktik. Saat kapalnya karam, ia bersama 25 orang awaknya berjalan selama sekitar sepuluh minggu hingga mereka sampai di muara Sungai Anadyr. Setahun kemudian, jumlah awaknya berkurang menjadi 12 orang. Ia akhirnya ditemukan dan menghabiskan beberapa tahun di daerah tersebut untuk mengambil upeti dan gading anjing laut sebelum melakukan perjalanan kembali ke Moskow, tempatnya mengembuskan napas terakhir.

Dalam ekspedisinya, Dezhnev mungkin pernah berlabuh di Kepulauan Diomede, yang berada di tengah Selat Bering yang memisahkan Amerika Serikat dan Rusia. Jika benar, itu berarti ia telah sampai di selat tersebut 80 tahun sebelum Bering sendiri berlayar di sana.   

Vladimir Atlasov

Atlasov lahir antara 1661 – 1664 dan meninggal pada 1711. Ia awalnya merupakan pengumpul upeti di Yakutia. Ia ditunjuk menjadi pemimpin militer Anadyrsk, sebuah pos luar berbenteng di ujung paling barat daya Siberia yang sering diserang oleh suku-suku lokal.

Pada 1696, ia menjalankan sebuah misi kecil untuk menjelajahi Kamchatka, yang saat itu belum diketahui, dan kembali dengan tulisan-tulisan aneh dari sebuah perahu Jepang. Setahun kemudian, Atlasov pergi ke selatan bersama 125 awaknya dengan mengendarai rusa untuk menjelajahi semenanjung tersebut. Ia akhirnya berhasil sampai ke ujung selatan, tempat ia bertempur dengan orang-orang Ainu. Ia kembali ke daerah utara Kamchatka dan memerintahkan pembangunan sebuah benteng kecil.

Atlasov menghabiskan sisa hidupnya untuk menjarah. Ia dibebaskan dari penjara namun kembali pergi ke Kamchatka dan menenangkan keadaan pada 1707. Pada 1711, ia dibunuh oleh bandit dalam keadaan tidur.

Vitus Bering

Bering lahir pada 1681 dan meninggal dalam usia 60 tahun. Sejak remaja, ia merupakan seorang pelaut dan mengabdi di Angkatan Laut Peter yang Agung. Peter memilih Bering untuk memimpin ekspedisi Kamchatka pertama, untuk mencari tahu apakah Amerika Utara dan Asia memiliki batas wilayah darat. Setelah itu ia diangkat menjadi Kapten Komandan.

Dalam ekspedisi kedua, ia terpisah dari para deputinya dan berlabuh di suatu tempat di Alaska tenggara, sebelum cuaca membuatnya berbelok kembali. Ia dan awaknya yang masih bertahan hidup terpaksa berlindung di Kepulauan Commander di Laut Bering selatan, 175 kilometer di timur Kamchatka. Ia meninggal di tempat itu bersama 28 awaknya yang tersisa. Sebagai bentuk penghormatan, nama Bering pun dijadikan nama pulau, yakni Pulau Bering.

Aleksei Chirikov

Chirikov (1703  1748) adalah deputi Bering. Pada 1741, ia dan Bering berangkat dari Kamchatka menggunakan kapal terpisah dan tidak pernah bertemu lagi. Ia menjadi orang Rusia pertama yang sampai ke daratan pesisir barat daya Amerika Utara dan memetakan sejumlah Kepulauan Aleutia, termasuk Pulau Kodiak, yang permukiman terbesarnya kemudian menjadi ibukota Amerika Rusia pada akhir 1700-an.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.