Apa yang Dipelajari Siswa Rusia di Sekolah?

Pada akhir tahun ajaran 2013 lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa pendidikan yang berhubungan dengan ilmu pasti perlu diberi perhatian khusus. Foto: RG

Pada akhir tahun ajaran 2013 lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa pendidikan yang berhubungan dengan ilmu pasti perlu diberi perhatian khusus. Foto: RG

Pendidikan Rusia dinilai sebagai salah satu sistem pendidikan yang paling komprehensif di dunia. Pilihan mata pelajaran yang lengkap dalam sistem tersebut menjadi bekal bagi para siswa agar memiliki wawasan dan pandangan yang luas dalam kehidupannya kelak.

Sekolah Dasar — 4 tahun (umur 7 – 11 tahun)

Pada empat tahun pertama di sekolah, setiap tingkatan kelas mempunyai satu ruangan dan satu walikelas yang mengajar hampir semua mata pelajaran yang ada di kurikulum, kecuali pelajaran musik dan pendidikan jasmani.

Di sekolah dasar, setiap hari terdapat empat sampai lima jam pelajaran. Sejak kelas I, anak-anak sudah diajari bahasa dan sastra Rusia, matematika, informatika, bahasa asing, pengetahuan umum, dan seni rupa. Di daerah yang mayoritas penduduknya bukan berkebangsaan Rusia, seperti Tatarstan dan Buryatiya, bahasa dan sastra daerah menjadi mata pelajaran wajib. Pada mata pelajaran informatika, anak-anak diajak mengenal komputer, sementara pada pelajaran seni rupa, murid diajari membuat figur dari plastisin, menggambar, menempel prakarya dari karton, serta belajar menjahit kancing.

Di kelas II, para murid sudah mulai belajar bahasa asing, biasanya bahasa Inggris. Di kelas IV barulah ada pelajaran agama dan budi pekerti. Mata pelajaran tersebut tergolong masih baru untuk sekolah-sekolah di Rusia, baru dimasukkan ke dalam kurikulum pada 2012.

Sekolah Menengah Pertama — 5 tahun (umur 11 – 16 tahun)

Mulai kelas V, para murid mulai beralih ke sistem pengajaran standar. Dalam sehari mereka akan berpindah-pindah ruangan yang dibimbing oleh para pengajar khusus untuk setiap mata pelajaran. Dalam sehari, di kelas V hingga IX terdiri dari lima sampai delapan jam pelajaran.

Sebagian besar anak-anak di Rusia masuk sekolah pada umur tujuh tahun, namun menurut peraturan yang ada, anak berumur 6 – 8 tahun diizinkan untuk mulai masuk sekolah. Tahun ajaran dimulai tanggal 1 September hingga akhir Mei. Semua jenjang pendidikan di sekolah Rusia gratis, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama adalah masa wajib belajar bagi seluruh warga Rusia. Sekolah diizinkan untuk memasukkan mata pelajaran tambahan dan memungut bayaran dari mata pelajaran tersebut.

Selama lima tahun masa pendidikan, para murid akan belajar bahasa (bahasa Rusia, bahasa daerah, sastra umum dan daerah, bahasa asing, bahasa asing kedua), ilmu pengetahuan sosial (sejarah Rusia, sejarah umum, pengetahuan umum, geografi), matematika (matematika, aljabar, geometri, informatika), ilmu pengetahuan alam (fisika, biologi, kimia), agama, seni dan musik, prakarya, ilmu dasar keamanan dan keselamatan hidup, serta pendidikan jasmani. Para murid wajib mengikuti semua mata pelajaran itu.

Untuk mata pelajaran matematika di kelas V, para guru mulai mengajarkan perkalian, pangkat kuadrat dan pangkat kubik, serta persamaan. Di kelas VII, fungsi linear menjadi tema utama. Untuk kelas VIII dan IX, lebih ditekankan pembelajaran fungsi kuadrat, yang diterapkan dalam proses perhitungan percepatan tetap. Geometri akan mulai diajarkan dari perhitungan bidang segitiga (teorema Thales/ perpotongan dan Pitagoras), kemudian dilanjutkan dengan bangun datar, dan diakhiri dengan pelajaran mengenai vektor.

Dalam mata pelajaran fisika, para murid memulai dari pelajaran fisika mekanika (hukum Newton, Paskal, Archimedes), lalu beralih ke fisika dasar tentang panas dan elektromagnetisme (Hukum Ohm, Joule). Di kelas IX, para murid diperkenalkan dengan fisika kuantum dan mempelajari struktur atom.

Setelah masa pendidikan lima tahun tersebut, para murid harus sudah mengenal kimia dasar nonorganik maupun organik, dapat memahami reaksi kimia dan mengingat hukum-hukum dasar kimia seperti hukum kekekalan massa, perbandingan tetap, dan periodik.

Saat ini pemerintah Rusia sedang menggalakkan pendidikan ilmu pasti di sekolah-sekolah. Pada akhir tahun ajaran 2013 lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa pendidikan yang berhubungan dengan ilmu pasti perlu diberi perhatian khusus. “Ini tidak berarti kami menempatkan ilmu sosial sebagai cadangan, karena hal itu tidaklah mungkin. Namun, Rusia membutuhkan para ahli dan spesialis dibidang teknik, dan itu harus dibentuk sejak tingkat di sekolah,” terang Putin.

Mata pelajaran biologi di kelas V sampai VII mengajari para murid mengenai flora dan fauna. Sedangkan di kurikulum kelas VIII dan IX terdapat pelajaran struktur tubuh manusia (anatomi).

Sementara, pelajaran geografi di kelas V terdiri dari pelajaran mengenai planet bumi, dilanjutkan mengenai lapisan kerak bumi serta benua, negara dan suku bangsa. Dari kelas VI sampai IX, terdapat pelajaran geografi Rusia, termasuk mengenai alam, suku-suku, serta administrasi negara.

Mata pelajaran sejarah dunia dimulai dari evolusi manusia di bumi, lalu kebudayaan Mesir, Asia, Yunani, dan Roma kuno. Untuk kelas VI, dilanjutkan pelajaran mengenai abad pertengahan. Kelas VII mempelajari sejarah zaman modern (1500 – 1800-an), di kelas VIII mengenai abad ke-19 dan di kelas IX mengenai abad ke-20. Sejarah Rusia pun diajarkan secara paralel.

Di akhir kelas IX, para murid akan mendapat ijazah pendidikan umum dan masa wajib belajar pun berakhir. Setelah itu, ada siswa yang melanjutkan sekolah ke Sekolah Menengah Atas (SMA), ada pula yang masuk ke Sekolah Teknik Menengah (STM), atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Mayoritas siswa Rusia lebih memilih untuk melanjutkan pendidikan ke SMA, lalu masuk ke perguruan tinggi.

Sekolah Menengah Atas — 2 tahun (umur 16 – 18 tahun)

Pada dua tahun terakhir di sekolah, para murid mendapatkan pendidikan menengah secara penuh. Sesuai dengan konsep pendidikan Rusia yang baru, masa dua tahun itu digunakan untuk mempersiapkan para murid mengikuti ujian masuk ke perguruan tinggi. Oleh karena itu, di SMA ada penjurusan ilmu sosial, fisika-matematika, dan ilmu pengetahuan alam.

Hanya terdapat tujuh mata pelajaran wajib yakni matematika, bahasa dan sastra Rusia, bahasa asing, sejarah, ilmu dasar keamanan dan keselamatan hidup, serta pendidikan jasmani. Masih ada tiga hingga empat mata pelajaran lagi yang bisa dipilih berdasarkan minat, namun jumlah mata pelajaran keseluruhan yang diambil tidak melebihi 37 jam pelajaran dalam seminggu. Mata pelajaran ekonomi, hukum, ekologi, astronomi, desain, psikologi, dan seni rupa menjadi mata pelajaran pilihan yang ditawarkan kepada para murid.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.