Benarkah 200 Penghuni Apartemen di Rusia Dievakuasi dengan Tali Akibat COVID-19?

TikTok @adrialclear
Sebuah video yang diunggah di media sosial (medsos) TikTok oleh akun @adrialclear menghebohkan jagat maya. Video itu memperlihatkan beberapa kantung hitam yang diduga berisi mayat korban COVID-19 tengah diturunkan menggunakan tali dari sebuh gedung bertingkat di Rusia. Benarkah demikian? Simak penelusuran fakta kami!

Warga Rusia Artyom Kladovsyik membagikan sebuah video di akun TikToknya @adrialclear, Minggu (20/9). Video itu memperlihatkan sejumlah kantong hitam yang tampak berisi "mayat manusia" sedang diturunkan menggunakan tali dari sebuah bangunan bertingkat dan kemudian ditampung oleh sebuah truk yang sudah penuh dengan kantung serupa.

"Saya rasa itu adalah manusia. Lihat! Itu kepala dan kakinya. Kamaz (merek truk Rusia — red.) itu penuh dengannya," ujar suara seorang perempuan dalam bahasa Rusia yang terdengar dalam video.

Beberapa warga yang melintas menyempatkan diri untuk berhenti sejenak dan mengabadikan aktivitas menyeramkan itu. Di Indonesia, video itu tersebar dengan cepat di berbagai platform sosmed dan aplikasi percakapan.

"Di Rusia, penghuni satu apartemen mati semua 200 orang karena Covid. Mayat-mayat diturunkan dengan katrol, direnteng 10 mayat sekali turun. Ngeri!" bunyi tulisan yang menyertai video itu.

Lantas, benarkah video itu menampilkan jenazah-jenazah korban COVID-19?

Menurut penelusuran Russia Beyond, kantung-kantung hitam yang tampak berisi jenazah itu sebenarnya berisi manekin. Itu adalah properti yang digunakan untuk keperluan syuting klip video musik terbaru penyanyi rap Rusia, Husky (Dmitry Kuznetsov), sebagaimana dilaporkan situs Life Rusia, Jumat (4/9). Fakta lain yang terungkap adalah aktivitas itu ternyata dilakukan di bangunan rumah sakit.

"Orang-orang yang melintas di rumah sakit Jalan Shchepkina, Moskow, hari ini dikejutkan oleh "mayat" yang digantung di atap gedung dengan tali. Ternyata, itu adalah lelucon dari penyanyi rap Husky," tulis Life, mengutip pernyataan produser klip video itu.

"Hari ini kami merekam video musik untuk penyanyi rap Husky. Itu adalah ide dari Dima, sang pemeran klip video dan sutradara Zhenya Bakirov," ujar sang produser yang tidak disebutkan namanya itu.

Sang produser mengaku, ia tidak tahu apabila itu adalah gedung rumah sakit.

"Kami tidak tahu bahwa itu rumah sakit. Kami tidak membutuhkan fasad (muka bangunan) rumah sakit, kami hanya menyukai fasad bangunan itu. Yang kami butuhkan adalah tembok yang indah. Secara umum, ini tidak ada hubungannya dengan rumah sakit atau pengobatan, melainkan dengan dinding," jelas sang produser kepada Life.

Ini bukan pertama kalinya Husky mengejutkan publik dengan lelucon gilanya. Sebelumnya, sang musisi rap itu "gantung diri" di balkon Hotel Ritz-Carlton Moskow sehingga ia harus berurusan dengan polisi. 

Petugas medis berkejaran dengan lelaki yang diduga terinfeksi COVID-19. Tonton videonya di sini!

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki