Tujuh Warga Indonesia Berkurban di Dagestan

Arsip Amy Maulana
Tujuh warga Indonesia berkurban di Republik Dagestan, Rusia, pada Hari Raya Idul Adha, Jumat (31/7).

Pemotongan dan penyaluran hewan kurban di Rusia dikoordinasikan oleh Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Rusia dan Eropa Utara yang bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU).

Menurut Ketua Tanfidziyah PCINU Federasi Rusia dan Eropa Utara Amy Maulana, program pemotongan dan penyaluran hewan kurban di Rusia ini adalah yang pertama kalinya dan akan dijadikan program rutin. Sebanyak lima donatur dikumpulkan oleh LAZISNU di Jakarta dan dua lainnya adalah mahasiswa Indonesia yang sedang berkuliah di Rusia.

"LAZIZ NU Jakarta mengumpulkan orang-orang yang ingin berkurban di sini. Selain itu, ada juga mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang sedang berkuliah di Rusia, yang menyumbang langsung ke PCINU. Totalnya ada tujuh donatur, dua dari Jakarta dan dua dari Rusia," jelas Amy.

Uang yang terkumpul kemudian dikonversikan ke rubel dan dibelikan seekor sapi seharga 47.000 rubel (sekitar Rp9,3 juta) dan seekor domba seharga 8.000 rubel (sekitar 1,5 juta). Namun, tidak seperti di Indonesia, pembelian hewan kurban dilakukan pada hari pelaksanaan kurban di lokasi pemotongan.

"Di sini berbeda dengan di Indonesia. Pembelian hewan kurban dilakukan pada hari pelaksanaan kurban. Saya sempat meminta persetujuan dulu dari Jakarta dan mereka setuju. Setelah tawar-menawar dan membayar harga yang disepakati, barulah hewan kurban disembelih di lokasi yang sama," jelas Kandidat PhD dalam bidang Etika Filsafat dan Studi Agama di Universitas Negeri Volgograd itu.

Menurut Amy, Dagestan dipilih sebagai lokasi pemotongan dan penyaluran hewan kurban karena itu adalah salah satu wilayah dengan komunitas Muslim terbesar di Rusia. Selain itu, Kepala Pusat Nusantara di Dagestan, Ibrahim Abdulaev, juga berkenan membantunya untuk mewujudkan hajat tersebut. Salah satu donatur di Rusia pun ikut menyaksikan langsung pemotongan dan penyaluran hewan kurban.

Islam adalah agama terbesar kedua di Rusia sehingga perayaan hari raya Islam berlangsung meriah di beberapa wilayah berpenduduk mayoritas muslim.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki