Berbahasa Rusia, Elon Musk Tanggapi Ucapan Selamat dari Rusia

SpaceX
Kepala SpaceX Elon Musk menanggapi ucapan selamat dari Rusia menggunakan bahasa Rusia di laman Twitter-nya atas keberhasilan pengaitan kapsul ruang angkasa Dragon 2 dengan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS)

"Spasibo za dobryye slova!" tulisnya, yang berarti terima kasih atas kata-kata baiknya, seperti yang diberitakan oleh RIA Novosti.

Menurut penelusuran Russia Beyond pada akun twitter Musk @elonmusk, seorang pengguna twitter asal Moskow, Rusia, Katya Pavlushhenko dengan akun @katinegrey, mengomentari postingan foto pengaitan SpaceX Crew Dragon dengan menulis bahwa Kepala Badan antariksa Rusia Roscosmos Dmitry Rogozin, dan Roscosmos sendiri tidak mungkin mengucapkan selamat kepada SpaceX. Maka wanita itu memutuskan memberi selamat kepada pengusaha itu atas nama "penggemar ruang angkasa Rusia."

Sebelumnya, kapal Amerika Dragon 2 melakukan pengaitan pertama yang sukses dengan ISS dalam mode otomatis. Namun, setelah pengaitan, kru ISS melaporkan ke Bumi tentang sinyal alarm di segmen stasiun Rusia. Namun ternyata itu adalah alarm palsu. Sirene berfungsi karena perubahan konfigurasi stasiun yang disebabkan oleh pengaitan Dragon 2.

Sebuah sumber di industri roket dan luar angkasa mengatakan kepada RIA Novosti bahwa sebagian besar perakitan modul pengaitan Harmony diproduksi di Rusia. Menurutnya, RSC Energia menghasilkan struktur dasar untuk tiga adaptor IDA.

Laporan tahunan perusahaan Rusia untuk 2014-2015 berisi perjanjian 729/P untuk kinerja pekerjaan pengadaan barang dengan waktu produksi yang lama untuk IDA. RSC Energia mengatakan kepada RIA Novosti bahwa mereka tidak memiliki informasi tentang sistem pengaitan Rusia untuk Dragon 2. Roscosmos juga tidak mengomentari informasi ini.

Tahukah anda bahwa mayoritas orang Rusia tidak percaya Astronout Amerika mendarat di bulan pada 1969? Ini dia alasanya.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki