Putin: Kakek Saya Adalah Koki Pribadi Lenin dan Stalin

Presiden Rusia Vladimir Putin saat diwawancara pembawa berita NBC Megyn Kelly di Kaliningrad pada 2 Maret 2018.

Presiden Rusia Vladimir Putin saat diwawancara pembawa berita NBC Megyn Kelly di Kaliningrad pada 2 Maret 2018.

Alexei Druzhinin/Sputnik
Kakeknya yang lain bertempur di medan Rusia-Austria selama Perang Dunia I.

Presiden Rusia Vladimir Putin buka suara untuk pertama kalinya tentang kakek dan neneknya. Dia mengatakan bahwa kakek dari ayah, Spiridon Putin, bekerja sebagai koki untuk Vladimir Lenin dan kemudian Joseph Stalin di dacha (vila khas Rusia) di Moskow.

Dalam dokumenter baru berjudul Putin arahan jurnalis Andrei Kondrashov, sang presiden mengingat apa yang ayahnya katakan kepadanya tentang masa-masa itu.

"Ketika kakek bekerja untuk Stalin, ayah saya mengunjunginya dan bahkan masuk ke rumah mereka dan bisa melihat langsung bagaimana kehidupan mereka," kata Putin. Setelah kematian Stalin, Spiridon Putin dan istrinya bekerja di sebuah rumah peristirahatan Partai Komunis di Ilyinskoye, Moskow.

Putin mengatakan, sangat luar biasa bahwa kakek dan neneknya tidak 'dibersihkan' (seperti banyak orang-orang terdekat Stalin). "Mungkin mereka dihargai karena bisa dipercaya."

Kakek dari ibu Putin, Ivan Shelomov, ikut serta dalam Perang Dunia I di Front Timur melawan pasukan Austria. "Dia melihat seorang tentara musuh membidiknya dari sebuah parit, kemudian ia menembak lebih dulu," kata Putin. Sutradara Nikita Mikhalkov sebelumnya telah mengisahkan hal ini dalam sebuah film sebuah film. Kakek Putin mendengar erangan tentara Austria yang terluka, tapi tidak membunuhnya. Sebaliknya, dia berjalan ke arahnya dan membalut lengannya. Orang Austria itu mencium tangannya dengan rasa syukur.

Vladimir Putin adalah sosok sejuta cerita. Sutradara tersohor Oliver Stone pun pernah membuat dokumenter tentangnya.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More