Terkenal Karena Semangka dan Kambing: Beberapa 'Ibu Kota' Rusia yang Tidak Biasa

Festival balon di Velikiye Luki, 2016.

Festival balon di Velikiye Luki, 2016.

AP
Sementara Moskow adalah ibu kota resmi serta pusat politik, bisnis, dan keuangan Rusia, ada kota-kota lain yang terkenal akan hal-hal yang tidak biasa. Apa saja kota-kota itu?

Ibu Kota Terpencil Resmi

Ya, Rusia punya tempat seperti ini – Uryupinsk di Volgograd, sekitar 700 kilometer di tenggara Moskow. Reputasi malang kota ini benar-benar tak layak disematkan, namun karena alasan yang tak diketahui orang Rusia menggunakan namanya: uryupinsk artinya lubang mengerikan, atau tempat terpencil di mana tidak ada orang waras yang mau tinggal.

Monumen kambing di Uryupinsk.

Nama kota yang lucu ini mungkin karena lokasinya yang memang terpencil. Uryupinsk terletak 200 kilometer dari kota besar terdekat, dan dulu Anda tak bisa ke sana dengan kereta karena relnya tiba-tiba berhenti di tengah perjalanan, tidak sampai stasiun. Meski isolasi ini, ada 40 ribu jiwa yang tinggal di Uryupinsk.

Ada banyak lelucon mengenai Uryupinsk, misalnya: “Tahu kenapa Uryupinsk mengalahkan Venesia, Paris dan New York dalam kompetisi destinasi bulan madu terbaik? Kota ini memenangkan dengan slogan: ‘Tak ada alasan untuk beranjak dari tempat tidur di kota ini!’”

Kenyataannya, Uryupinsk tidak terasingkan dan dilupakan, dan kota tersebut mencoba membuang jauh-jauh reputasi anehnya. Pada 2012, Uryupinsk secara resmi dinobatkan sebagai “ibu kota keterpencilan”, dan penduduknya berharap monumen kambing di sana dapat menarik pengunjung yang haus akan keanehan kota ini. Selain itu, ada juga Museum Kambing, karena peternakan kambing adalah bisnis tradisional di sana.

Ibu Kota Semangka

Volgograd memiliki dua ibu kota yang tidak biasa. Selain Uryupinsk, ada juga Kamyshin: beberapa tahun yang lalu, ia terdaftar resmi sebagai ibu kota semangka Rusia.

Parade di Festival Semangka Kamyshin.

Hampir semua barang di Kamyshin ada hubungannya dengan semangka – ada festival semangka tahunan, dan museum semangka juga akan segera dibuka. Kota berpenduduk 120 ribu ini juga memiliki parade semangka tahunan, di mana orang-orang saling bertarung dengan pecahan buah itu. Semuanya menyenangkan, dan yang paling penting, banyak penduduk yang bisa hidup dengan menumbuhkan buah beri besar ini (ya, sains secara resmi mengklasifikasikan semangka sebagai buah beri).

Menurut cerita setempat, semangka di kota ini pertama kali diakui dunia luar pada 1722 saat Pyotr yang Agung berhenti di Kamyshin dalam perjalanan untuk berperang dengan Persia. Sang tsar mencoba semangka lokal dan sangat menyukainya sehingga dia memerintahkan bawahannya untuk membuat replika tembaga untuk diletakkan di rumah wali kota. Namun begitu, sejarawan mengatakan bahwa Peter mengunjungi kota pada bulan Juni, saat di mana semangka belum cukup matang untuk dimakan. Kisah ini tetap bertahan meski ada hal-hal ganjil.

Ibu Kota Korek Api

Selama lebih dari 50 tahun, Balabanovo, kota kecil yang terletak 100 kilometer di barat daya Moskow, merupakan rumah bagi sebuah pabrik korek api kayu besar, dengan produksi tahunan hingga satu miliar kotak. Hasil produksi mereka digunakan di setiap rumah Soviet untuk kompor gas dan rokok.

Korek hasil produksi pabrik di Balabanovo.

Banyak pabrik Soviet yang memproduksi korek api, tapi perusahaan dari Balabanovo adalah yang paling populer karena konsumen menyukai desainnya. Selain untuk korek api biasa, pabrik tersebut juga memproduksi versi khusus. Pada akhir 1950-an, korek api Balabanovo dipamerkan di sebuah pameran internasional di Brussels, dan memancingng perhatian para kolektor. Beberapa tahun yang lalu pabrik initutup, jadi sebenarnya judul yang tepat untuknya adalah ‘bekas ibu kota korek api Rusia’.

Ibu Kota Balon

Festival balon internasional di Velikiye Luki.

Setiap tahun selama dua dekade terakhir, Velikiye Luki di Pskov di barat laut Rusia selalu menjadi tuan rumah untuk Piala Balon, yang merupakan salah satu festival balon terbesar di dunia. Sejumlah pemain balon dari Rusia dan seluruh dunia mengunjungi Velikiye Luki untuk menghadiri acara tersebut setiap tahunnya. Puluhan balon yang naik ke udara setiap pertengahan bulan Juni adalah pemandangan yang tak terlupakan dari acara ini disponsori perusahaan gas alam Gazprom ini.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

More