Telepon Ancaman Bom Sebabkan Evakuasi Massal di Kota-Kota Besar di Rusia

Petugas keamanan memeriksa fasilitas-fasilitas publik yang dicurigai terpasang bom.

Petugas keamanan memeriksa fasilitas-fasilitas publik yang dicurigai terpasang bom.

Sergey Fedoseev/59.ru/Global Look Press
Di beberapa daerah, petugas kepolisian mengatakan bahwa sedang dilakukan latihan evakuasi keadaan darurat. Sementara di daerah lainnya, dikatakan bahwa evakuasi ini bukan latihan.

Sebuah evakuasi massal terjadi pada 11 – 12 September di kota-kota besar Rusia akibat ancaman bom dan laporan adanya benda-benda tak bertuan yang mencurigakan dari penelepon anonim. Evakuasi ini umumnya terjadi di fasilitas-fasilitas umum, seperti di sekolah, universitas, stasiun, dan pusat perbelanjaan. Demikian hal tersebut dilaporkanMeduza, Selasa (12/9).

Di beberapa daerah, petugas kepolisian mengatakan kepada para wartawan bahwa sedang dilakukan latihan evakuasi untuk situasi darurat. Sementara di daerah lainnya, pihak berwenang menyatakan bahwa hal tersebut dilakukan bukan karena adanya latihan.

Kota-kota besar yang menjadi lokasi evakuasi massal ini di antaranya di Perm, Krasnoyarsk, Vladivostok, Chelyabinsk, Magadan, Yekaterinburg, Stavropol, Ufa, Omsk, Bryansk, Novosibirsk, Ryazan, dan Yuzhno-Sakhalinsk.

Di kota Surgut, penduduk setempat mengatakan bahwa terjadi razia mobil besar-besaran di jalan raya. Ura.rumelaporkan, beberapa pengemudi diperiksa oleh petugas bersenjata yang menyamar.

Pada 13 September, berdasarkan laporan TASS yang dilansirMeduza, menyusul kasus serupa di ibu kota Rusia, Moskow. Akibat laporan anonim mengenai adanya bom, petugas keamanan memeriksa empat pusat perbelanjaan di Moskow, stasiun kereta Kazansky, Leningradsky, dan Kievsky, serta Universitas Kedokteran Pertama Sechenov.

Media Moskva juga menuliskan bahwa evakuasi tersebut telah diumumkan di Stasiun Kazansky dan Yaroslavsky.

Di pusat-pusat perbelanjaan, pengumuman evakuasi disampaikan di Metropolis, Afimall City, dan Schchelkovo. Selain itu, evakuasi juga diumumkan di GUM, Universitas Ekonomi Rusia Plekhanov, dan di pusat perbelanjaan Zolotoy Vavilon.

Selain itu, langkah-langkah keamanan di Bandara Sheremetyevo diperkuat karena “telepon anonim” ini juga bisa mengancam keselamatan penumpang pesawat.

Sumber dari Interfaksmenginformasikan bahwa para penegak hukum memiliki alasan untuk percaya bahwa panggilan telepon ini merupakan bentuk penipuan karena aksi  serupa juga terjadi di berbagai tempat.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

More