Ada Banyak Magic di Bali

Orang Bali bisa saja makan magic mushrooms setiap minggu, dan beberapa orang bilang kepada saya bahwa itu bahkan baik untuk kesehatan. Foto: penulis

Orang Bali bisa saja makan magic mushrooms setiap minggu, dan beberapa orang bilang kepada saya bahwa itu bahkan baik untuk kesehatan. Foto: penulis

Setiap dua minggu, panitia program BSBI di Bali mengatur perjalanan ke beberapa tujuan wisata yang terkenal untuk kami.

Sebagai contoh, kami sudah berkunjung ke Ulu Watu, ke kota yang terkenal di Bali, yaitu Ubud, di mana tinggal banyak seniman. Kami juga pernah ke Bali Utara, ke Bedugul, di mana ada sebuah pura Hindu yang terkenal. 

Monyet di Ubud. Foto: penulis

Pada akhir pekan, ketika kami tidak punya jadwal acara budaya, kami mencoba mengatur sesuatu sendiri. Sebagai contoh, sangat sering kami pergi ke Kuta. Ini adalah tempat yang mungkin paling populer antara wisatawan. Di Kuta ada pantai yang bagus dan ombak tidak begitu besar seperti di kampung kami Munggu. Saya pernah dengar bahwa di desa kami banyak orang tewas karena mereka pergi untuk berenang, meskipun ombak sangat besar. Memang, samudera sangat berbeda dari laut.

Di Rusia ada Laut Hitam, dan ketika saya ke sana, saya bias tidak takut berenang. Tapi samudera itu sangat berbeda: di sini tidak boleh berenang jauh dari pantai karena setiap saat ada kemungkinan Anda terbawa dengan gelombang yang sangat kuat atau bahkan mungkin arus kuat (rip current), dan rip current itu adalah penyebab kebanyakan orang tewas jika mereka tidak tahu cara menyelamatkan diri. 

Jadi kalau berenang di Kuta, kami dapat bersantai sedikit, karena ombaknya tidak terlalu besar. Kemudian kami biasanya berjalan melalui kota dan beristirahat.

Magic mushrooms yang bisa ditemukan di toko-toko di Legian. Foto: penulis

Suatu hari, saat berjalan menyusuri jalan, saya melihat tanda "Magic Mushrooms" dan saya sangat terkejut karena saya kurang tahu apa yang dapat disebut jamur ajaib? Di Rusia, kami suka sekali memetik jamur di hutan, dan itu adalah salah satu kegiatan favorit saya di Rusia pada bulan September. Kemudian orang Rusia biasanya menggoreng jamurnya dan memakannya. 

Tapi kemudian saya ingat bahwa teman-teman Indonesia di desa kami menawari kami mencoba jamur magic itu. Mereka menggoreng jamurnya pakai panci dengan telur sebagai omelette. Mereka menjelaskan bahwa jika makan jamur itu, halusinasi akan terjadi dan semua orang terputus dari realitas. 

Jamur itu bisa sangat mudah ditemukan di kota-kota besar di Bali, dan jamur itu tidak dilarang! Bisa digoreng, dicampur dengan jus buah dan bahkan dengan Fanta! Satu botol Fanta seperti itu cukup mahal: sekitar 200 ribu rupiah. Orang Bali bisa saja makan magic mushrooms setiap minggu, dan beberapa orang bilang kepada saya bahwa itu bahkan baik untuk kesehatan. Di Rusia, penjualan jamur tersebut dilarang sama sekali. Saya penasaran apakah ada jamur seperti itu di Jawa dan daerah lain di Indonesia? Atau jamurnya hanya diperbolehkan di Bali?

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.