Upacara Pembukaan

Seluruh peserta BSBI 2014 berfoto di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Foto: penulis

Seluruh peserta BSBI 2014 berfoto di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Foto: penulis

Setelah semua peserta telah diberitahu di kota apa mereka akan tinggal dan siapa teman kuliahnya, ada upacara pembukaan resmi Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia 2014!

Acara ini juga diselenggarakan di gedung Kementerian Luar Negeri Indonesia. Setiap peserta harus memakai busana nasional mereka masing-masing. Sementara itu, ketika masih di Rusia, saya belum tahu pakaian nasional apa yang akan saya beli. Sejujurnya, saya belum pernah memakai baju nasional Rusia, yaitu gaun linen dan blus. Soalnya, di masa kini orang Rusia tidak memakai pakaian tradisional. Mungkin, hanya warga dari desa-desa kecil. Saya membeli gaun linen dengan pola terang dan selempang merah.

Saya bersama peserta BSBI dari Indonesia, Afrika Selatan, Kazakhstan, dan Belanda. Foto: penulis

 

Saya dan peserta dari Suriname, Stephanie. Foto: penulis

Ini mengejutkan sekali bahwa perwakilan dari kedutaan besar negara asal peserta masing-masing juga tahu tentang acara itu. Dan banyak dari mereka datang dan bertemu dengan anggota program BSBI 2014. Mereka memberi peserta masing-masing kartu namanya dan mengatakan bahwa boleh meminta bantuan setiap saat dan untuk setiap pertanyaan. Itu sangat bagus! Hanya beberapa hari yang lalu, saya bertemu dengan perwakilan Kedutaan Besar Rusia di Indonesia, yang ternyata lulusan universitas saya! Saya sangat senang bertemu dengan mereka!

Upacara pembukaan itu sangat menarik! Saya belum pernah melihat begitu banyak kostum nasional yang berbeda, begitu banyak warna dan tidak seperti satu sama lain! Setelah kami disambut semua tamu kami memiliki prasmanan, maka kami ambil banyak foto!

Makan siang bersama seluruh peserta di Kemenlu. Foto: penulis

Saya begitu senang merasa menjadi bagian dari dunia yang besar ini dan memahami bahwa meskipun kita semua sangat berbeda, kita semua adalah satu keluarga besar!

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.