Rusia Mulai Gencar Siapkan Piala Dunia 2018

Sebuah gambar 3D dari Stadion Baltika yang diusulkan dibangun di Kaliningrad. Sebanyak 13 kota di Rusia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA pada tahun 2018. Foto: TASS

Sebuah gambar 3D dari Stadion Baltika yang diusulkan dibangun di Kaliningrad. Sebanyak 13 kota di Rusia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA pada tahun 2018. Foto: TASS

Setelah mengunjungi lokasi yang akan menjadi tempat pagelaran Piala Dunia 2018, inspektur FIFA menyatakan puas karena Rusia menepati jadwal persiapan perhelatan akbar tersebut. Namun meski telah banyak kemajuan, sejumlah proyek masih diselubungi ketidakjelasan, termasuk sengketa di Kaliningrad mengenai lokasi stadion yang terus berlanjut.

Rusia secara resmi mulai aktif mempersiapkan Piala Dunia FIFA 2018. Stadion sepak bola baru akan segera bermunculan di seluruh wilayah negara tersebut dalam beberapa tahun ke depan.

Pembangunan Stadion Luzhniki yang luas di Moskow, tempat untuk final Piala Dunia 2018, selesai lebih cepat dari jadwal. Hal tersebut sangat diapresiasi oleh Kepala Delegasi Inspektur FIFA Chris Unger saat memantau lokasi tersebut pada Senin (20/10). Tiga dari 12 stadion telah rampung, dua di antaranya sudah digunakan untuk menggelar pertandingan. Sementara, pekerjaan konstruksi lain terus berlangsung di seluruh negeri.

Delegasi FIFA menyatakan kepuasannya dalam konferensi pers setelah menyelesaikan inspeksi. Namun, kunjungan tersebut lebih seperti pemantauan atas rencana yang ada, alih-alih penyelidikan mendalam. Dalam kunjungan ke Luzhniki para inspektur keluar dari kendaraannya, melihat singkat lokasi bangunan yang hanya menyisakan muka gedung lama, lalu mengadakan konferensi pers singkat di tengah hujan, setelah itu segera pergi dari lokasi. Hal itu mungkin terlihat aneh, namun menurut Unger memeriksa rencana secara cermat akan lebih efektif untuk menghindari masalah di kemudian hari daripada hanya memandangi lokasi, apalagi jika kegiatan yang tengah dilakukan relatif sedikit.

Unger dan Menteri Olahraga Rusia Vitaly Mutko memilih menggunakan frase populer untuk menyebut tahap persiapan Rusia menyambut Piala Dunia 2018, yaitu bahwa persiapan telah memasuki “fase aktif”. Pembangunan stadion baru secara konkret telah dimulai. Beberapa fondasi stadion memang sudah mulai dikerjakan sejak beberapa tahun lalu, bahkan sebelum desain akhir diputuskan. Sementara sejumlah konsep stadion lain belum ditandatangani dan satu stadion di barat Kaliningrad masih tidak jelas statusnya.

Beberapa minggu belakangan, pemerintah daerah Kaliningrad berselish pendapat dengan Kementerian Olahraga dan panitia penyelenggara Piala Dunia terkait pembangunan stadion. Pemerintah daerah seharusnya memiliki otonomi dalam pembangunan stadion, sedangkan dana pembangunan didapatkan dari pemerintah federal. Namun, pada praktiknya bukan itu yang terjadi.

Untuk kasus Kaliningrad, Mutko telah memberi peringatan sangat keras bahwa Kaliningrad harus mengganti lokasi pembangunan stadion mereka, dari sebuah pulau yang menurutnya akan membutuhkan “investasi besar”, menjadi lapangan yang lebih sederhana di stadion yang sudah ada. Stadion itu akan berkapasitas permanen 25 ribu alih-alih 45 ribu, ditambah sepuluh kursi kursi sementara untuk Piala Dunia.

Proyek-proyek lain juga belum semuanya mendapat kepastian. Pemerintah menyatakan telah memeriksa beberapa rencana, namun sangat sedikit rincian yang sudah dikeluarkan, bahkan mengenai tampilan stadion-stadion itu kelak. Sejumlah maket telah dipamerkan, namun itu berasal dari tahun 2010, ketika Rusia baru menawarkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia. Hingga kini, belum ada desain nyata yang dibuat. Sementara itu, jumlah anggaran pun tidak jelas—secara resmi masih 664 miliar rubel (16 miliar dolar AS), namun itu belum memperhitungkan fluktuasi nilai mata uang yang baru-baru ini menggeliat hebat atau perbaikan skala besar infrastruktur yang berkaitan dengan Piala Dunia.

Meski demikian, kemajuan nyata dapat dilihat pada sejumlah proyek, karena semakin dekat penyelenggaraan Piala Dunia, semakin ketat pula perhatian media dan publik.

Salah satu pembangunan stadion yang sudah lama tertunda dan melebihi anggaran adalah stadion di St. Petersburg. Stadion itu, yang dibuat sebagai kandang baru untuk klub Zenit St. Petersburg jauh sebelum Rusia menawarkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia, sebelumnya dijadwalkan untuk dibuka pada 2008. Namun penyelesaian proyek tersebut terus molor. FIFA dan penyelenggara Rusia memastikan stadion tersebut akan selesai sesuai jadwal pada 2016, menepis rumor bahwa jadwal penyelesaian akan diundur lagi dan mengancam persiapan Piala Dunia.

Artikel Terkait

Superklub, Gagasan Kontroversial Persatuan Sepak Bola Rusia Demi Menangkan Piala Dunia

Putin: Piala Dunia 2018 Tak Terancam

Barat Wacanakan Pemboikotan Piala Dunia 2018 di Rusia

Rusia Terapkan Bebas Visa bagi Altet dan Suporter Piala Dunia 2018

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.