Zenit Tersisih dari Liga Champions

Pemain klub sepakbola Zenit Saint Petersburg, Andrey Arshavin. Kredit: Photoshot/Vostock Photo

Pemain klub sepakbola Zenit Saint Petersburg, Andrey Arshavin. Kredit: Photoshot/Vostock Photo

Kemenangan klub sepakbola Zenit Saint Petersburg atas Borussia Dortmund pada pertandingan penyisihan perdelapan final Liga Champions Eropa tidak cukup untuk membawa Zenit ke perempat final.

Hal tersebut karena Zenit kalah agregat 4-5 dari dua pertandingan melawan Borussia. Pertandingan di Dortmund dimenangkan Zenit dengan skor akhir 2-1, sementara pada pertandingan di Saint Petersburg, Borussia meraih kemenangan 4-2.

Dalam pertandingan penentuan melawan Borussia, Zenit harus melakukan hal yang hampir mustahil yakni mengalahkan finalis liga Champions Eropa tersebut di kandangnya sendiri dengan skor minimum 3-0. Pada jumpa pers menjelang pertandingan, pelatih utama tim “biru putih biru langit” (julukan Zenit), Sergey Semak, menyatakan hal itu merupakan tugas yang tidak realistis. “Setidaknya, Zenit telah mengakhiri langkahnya di liga Champions musim ini dengan terhormat, meski tidak berhasil maju ke perempat final,” ujar Semak.

Pada menit ke-16, penyerang asal Brasil, Hulk, menjebol sudut kiri gawang Weidenfeller dengan tendangan kerasnya dan menciptakan gol indah yang mengubah skor menjadi 1-0. Di menit ke-38, giliran Sebastian Kehl menyamai skor menjadi 1-1 setelah menerima umpan dari tendangan sudut. Gol tersebut praktis memuluskan peluang Dortmund lolos ke perempat final.

Pada paruh waktu kedua, pemain Zenit berhasil menambah satu gol. Pemain asal Venezuela, Salomon Rondon, menyundul bola dari tendangan bebas pada menit ke-73 dan mengarahkan bola masuk gawang sehingga Zenit unggul dengan skor 2-1.

Mantan pemain Zenit, Aleksey Strepetov, menyatakan sangat senang pemain Zenit dapat bertanding dengan baik sampai menit ke-90. “Zenit telah melakukan apa yang diminta oleh para pengamat sepak bola di Rusia yakni dengan tampil bagus di Dortmund. Terkait peluang lolos ke babak selanjutnya, setelah kebobolan tampak jelas Zenit hanya ingin mengakhiri pertandingan tandang ini dengan terhormat. Melihat permainan yang berlangsung, Zenit memang tidak mungkin menang telak di pertandingan melawan Borussia. Saya pikir hal tersebut tidak relevan,” ujar Strepetov pada koresponden ITAR-TASS.

Tidak lama sebelum pertandingan melawan Borussia, pelatih utama Zenit Luciano Spalleti dipecat dari jabatannya. Hari ini, pelatih asal Italia itu telah resmi digantikan oleh pelatih handal asal Portugal, Andre Villas-Boas, yang dikenal karena pernah melatih Porto, Chelsea dan Tottenham.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.